Dorong Mekanisasi Pertanian, Bupati Bondowoso Serahkan 202 Unit Alsintan

enyerahan 202 unit alsintan oleh Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid kepada 67 kelompok tani menjadi langkah nyata DPKP Bondowoso mendorong mekanisasi pertanian, meningkatkan produktivitas, dan menjaga ketahanan pangan, sekaligus mengingatkan penerima agar tak memindahtangankan bantuan APBD.

20 Oct 2025 - 18:17
Dorong Mekanisasi Pertanian, Bupati Bondowoso Serahkan 202 Unit Alsintan
Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid didampingi Wakil Bupati As'ad Yahya Syafi'i dan Kepala DPKP, Mulyadi saat proses penyerahan bantuan alsintan berupa mesin rajang tembakau (foto : Rizqi/SJP)

BONDOWOSO, SJP – Senyum haru tampak di wajah para petani yang memenuhi halaman Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Bondowoso, Senin (20/10/2025). Mereka datang bukan sekadar menerima alat, tapi juga menyambut harapan baru, hasil panen yang lebih cepat dan lebih melimpah.

Dalam kesempatan itu, Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid secara simbolis menyerahkan 202 unit alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada 67 kelompok tani dari berbagai kecamatan.

Program ini menjadi bagian dari upaya besar pemerintah daerah untuk mendorong mekanisasi pertanian dan memperkuat ketahanan pangan nasional menuju swasembada pangan 2025.

“Mekanisasi pertanian ini bukan hanya soal alat, tapi tentang percepatan produksi dan efisiensi waktu kerja petani. Kita ingin hasil panen meningkat, kesejahteraan petani juga ikut naik,” ujar Bupati Hamid Wahid di hadapan para penerima bantuan.

Ia juga menegaskan, bantuan alsintan tersebut bersumber dari APBD Bondowoso, sehingga para penerima diminta untuk menjaga dan memanfaatkannya dengan sebaik-baiknya.

“Jangan sampai bantuan ini diperjualbelikan atau dipindahtangankan. Gunakan untuk kemajuan kelompok dan pertanian kita bersama,” tegasnya.

Bagi petani, bantuan ini bagaikan angin segar di tengah tantangan cuaca tak menentu. Dengan mesin rajang tembakau yang diterima petani, tentunya akan mempercepat proses produksi dan mengurangi tingginya biaya proses produksi.

“Dengan mesin rajang tembakau ini, kami sangat terbantu dan bisa menghemat waktu serta biaya. Rasanya seperti punya semangat baru,” ungkap salah seorang petani asal Kecamatan Tamanan ini.

DPKP Bondowoso berharap, penyaluran alsintan ini tidak hanya mempercepat proses tanam dan panen, tetapi juga mengubah pola pikir petani menuju pertanian modern yang efisien dan berdaya saing. 

Seperti diketahui, 7 jenis bantuan alsintan yang diserahterimakan, di antaranya, mesin pompa air, pulper, cultivator, mesin rajang tembakau, handsprayer, kendaraan roda tiga dan genset kecil. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow