Dokter Angkat Tangan, Petugas Damkar Sampang Evakuasi Cincin dari Jari Balita
Jari balita berusia 3 tahun itu sampai bengkak dan terluka. Saat dilarikan ke dokter, dokternya pun angkat tangan.
SAMPANG, SJP - Rekaman video petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Daerah (Damkar) Kabupaten Sampang saat membantu melepaskan cincin dari jari balita usia 3 tahun viral di media sosial.
Diketahui, balita tersebut merupakan warga Kelurahan Karang Dalam, Kecamatan Sampang. Dalam video itu, terlihat balita menangis kesakitan lantaran cincin di jarinya tidak bisa dilepas.
Orang tuanya panik dan berusaha melepaskan cincin dengan cara digigit. Hal itu menyebabkan jari anak terluka. Setelah itu, anak di bawa ke dokter. Namun dokter tidak bisa menangani.
Karena itu, itu Ibunya melaporkan kejadian tersebut kepada petugas Damkar.
“Akhirnya orang tuanya itu menghubungi kantor Damkar dan meminta tolong kepada kami agar cincin di jari si balita ini bisa dilepas,” ujar petugas Damkar Sampang, Moh. Zaini, Senin (17/2/2025).
Menurut Zaini, setelah adanya laporan, tim yang bertugas langsung menuju rumah balita dengan membawa sejumlah peralatan. Seperti gunting kecil dan sebotol air.
Di lokasi, petugas langsung melakukan evakuasi. Namun, proses evakuasi berlangsung dramatis. Sebab, balita itu terus merintih kesakitan karena jarinya bengkak dan luka.
“Akhirnya, setelah beberapa saat, kami berhasil lepaskan cincin tersebut menggunakan gunting kecil tanpa melukai jarinya," syukurnya.
Pihaknya mengimbau kepada para orang tua untuk tidak memasangkan benda-benda seperti cincin yang tidak sesuai ukuran di anak. Sebab, risikonya bisa berbahaya.
"Tindakan pencegahan harus menjadi prioritas bagi para orang tua. Sehingga ke depannya kejadian serupa bisa dihindari," pungkasnya. (*)
Editor: Ali Wafa
What's Your Reaction?

