Distribusi MBG di Nganjuk Belum Merata, Sejumlah Sekolah di Kertosono Belum Tersentuh

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Nganjuk belum dinikmati secara merata. Sejumlah sekolah di Kecamatan Kertosono mengaku belum pernah menerima distribusi MBG dari pemerintah hingga awal 2026.

22 Jan 2026 - 21:59
Distribusi MBG di Nganjuk Belum Merata, Sejumlah Sekolah di Kertosono Belum Tersentuh
SDN 2 Lambangkuning Kertosono (Foto: kuswanto/SJP)

NGANJUK, SJP - Presiden Prabowo Subianto menempatkan Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai program prioritas yang diluncurkan sejak 6 Januari 2025 dengan tujuan untuk menyediakan makanan bergizi untuk anak-anak sekolah, ibu hamil, dan balita.

Meski sudah berjalan sekitar tujuh bulan, pendistribusian MBG di Kabupaten Nganjuk ternyata memang belum merata bisa dinikmati oleh kalangan pelajar dan tenaga pendidik.

Di Kecamatan Kertosono, ternyata masih ada sebagian sekolah yang hingga saat ini belum pernah menerima MBG dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) setempat.

Informasi yang dihimpun, ada dua lembaga Sekolah Dasar Negeri (SDN) yang belum pernah mendapatkan MBG. Yakni, SDN 1 dan SDN 2 Lambangkuning, termasuk sekolah PAUD (KB-TK) Lambangkuning.

Nurin Fatayati Sholekah, Kepala Sekolah SDN 2 Lambangkuning mengatakan, di sekolahnya memang pernah mendapatkan dua kali MBG, itupun dari pihak swasta bukan dari pemerintah. 

"Hingga sekarang belum pernah mendapatkan kiriman MBG lagi,” katanya, Kamis (22/1/2026).

Nurin menjelaskan, untuk jumlah siswa di sekolah yang dia pimpin ada 130 siswa. Tentunya dengan latar belakang ekonomi sosial beragam.

"Semoga untuk segera ada realisasi kiriman MBG. Karena menu bergizi tersebut sangat dibutuhkan anak anak,” harapnya.

Tak tinggal diam, lanjut Nurin Fatayati, upaya keras sekolah agar bisa mendapatkan MBG tidak main-main. Salah satunya berupaya menyodorkan data nama nama siswa ke sejumlah SPPG di wilayah Kertosono.

”Sampai sekarang hasilnya masih nihil. Dari tiga SPPG yang saya datangi seluruhnya kuotanya sudah penuh. Hanya satu SPPG yang bisa diharapkan yaitu SPPG Kudu,” imbuhnya.

Senada disampaikan, Agung Setiyawan salah seorang wali murid di SDN 2 Lambangkuning mengaku, di sekolah anaknya belum pernah menikmati MBG dari pemerintah.

"Padahal sekolah-sekolah terdekat seperti SDN Maduh, Pandantoyo, Banaran, SDN Nglawak sudah rutin mendapatkan kiriman MBG setiap hari. Kenapa di sekolah kami belum pernah ada,” bebernya penuh harap. (*)

Editor : Rizqi Ardian 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow