Diskominfo Malang Siapkan Skema Sinkronisasi NIK untuk Optimalkan Layanan SIMAMA
Diskominfo Kabupaten Malang, jelaskan tantangan integrasi NIK dan rencana sinkronisasi data untuk optimalkan layanan digital aplikasi SIMAMA.
MALANG, SJP — Pemerintah Kabupaten Malang terus memperkuat layanan publik digital di tingkat desa melalui aplikasi SIMAMA (Sistem Informasi Desa dan Manajemen Administrasi Mandiri) yang kini sudah tersedia di App Store dan Play Store.
Namun, penerapan penuh aplikasi tersebut masih dihadapkan pada tantangan teknis terkait integrasi Nomor Induk Kependudukan (NIK) antarinstansi.
Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Malang, Drs. Atsalis Supriyanto, menjelaskan bahwa integrasi data kependudukan menjadi kunci utama agar seluruh fitur SIMAMA bisa berjalan optimal.
“Aplikasi SIMAMA itu bisa didownload melalui App Store maupun Play Store. Artinya, baik pengguna Android maupun iPhone dapat langsung mengakses aplikasi ini,” ujarnya, Kamis (9/10/2025).
Menurut Atsalis, integrasi NIK dengan sistem Dukcapil akan mempermudah masyarakat dalam proses verifikasi identitas saat menggunakan layanan digital desa.
“Yang menjadi kendala adalah NIK. Kami berharap NIK dari Dukcapil bisa langsung tertanam di aplikasi SIMAMA agar masyarakat lebih mudah menggunakan layanan,” jelasnya.
Ia menegaskan, jika diperlukan, pihaknya akan mengajukan permohonan resmi ke Direktorat Jenderal Dukcapil agar sistem bisa tersambung secara aman dan sesuai regulasi.
“Kalau memang ada kebijakan khusus, kami akan bersurat ke Dirjen Dukcapil untuk sinkronisasi data,” tambahnya.
Lebih lanjut, Diskominfo memastikan koordinasi dengan Dukcapil juga mencakup aspek keamanan data.
“Kami di Diskominfo bisa membantu menjaga agar data tidak sampai dibobol hacker. Dukcapil punya sistem keamanan tersendiri, dan kami akan terus berkomunikasi supaya akses data bisa berjalan sesuai aturan yang ada,” tegas Atsalis.
Melalui sinkronisasi data dan penguatan keamanan sistem, Pemkab Malang berharap aplikasi SIMAMA dapat menjadi fondasi layanan publik berbasis digital yang cepat, aman, dan akuntabel. (*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

