Disetubuhi Berkali-kali Sampai Hamil, Anak Korban Persetubuhan di Gresik Trauma Berat
Kasus persetubuhan anak dibawah umur di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, menyisakan masa kelam bagi korban. Anak korban mengalami trauma berat.
GRESIK, SJP — Anak korban kasus persetubuhan asal Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, mengalami trauma berat setelah disetubuhi pria paruh baya berkali-kali sampai hamil.
Adapun dugaan tindak persetubuhan itu dilakukan oleh pria berinisial AM (48) warga Kecamatan Tambak, Kabupaten Gresik. Dugaan tindak persetubuhan yang diduga terjadi sejak Februari 2025, itu dilakukan sudah sebanyak 10 kali.
Anak korban sekarang tengah ditempatkan di rumah aman, serta mendapatkan pendampingan hukum dam psikologis dari Unit Pelaksana Teknis (UPT) Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (KBPPPA).
"Menurut hasil psikolog Post Traumatis Stress Disorder (PTSD) terlihat dari rendah diri, tidak berharga, tertekan, ketakutan, dan ketakutan," kata Kepala Dinas KBPPA Kabupaten Gresik, Titik Ernawati, Sabtu (23/8/2025).
Titik mengatakan, telah melakukan pendampingan kasus tersebut sejak pelaporan anak korban ke Polres Gresik. Ia juga menyebut mendampingi dan memfasilitasi visum medikolegal di RSUD Ibnu Sina.
Pihaknya juga mengupayakan pemulihan trauma oleh Psikolog dan konselor. Pemeriksaan kesehatan dan kehamilan anak korban juga dilakukan di RSUD Ibnu Sina Gresik.
"Sekarang sudah ditempatkan di rumah Aman , dan mencukupi kebutuhannya saat di Rumah Aman," jelasnya.
UPT PPA Dinas KBPPPA juga berkomitmen untuk memberikan pendampingan hukum, pendampingan kesehatan dan persiapan melahirkan hingga nanti pemulihan fisik dan mental sampai siap kembali ke Masyarakat. Setelah kasus selesai, anak korban juga akan dimotivasi untuk melanjutkan pendidikan.
Titik menegaskan, untuk menolak segala bentuk kekerasan seksual terhadap anak. Ia berpesan kepada orang tua untuk meningkatkan ketahanan keluarga. Masyarakat juga diimbau untuk menciptakan lingkungan yang ramah anak, aman, dan penuh kepedulian.
"Bagi anak-anak segera cerita pada orang tua, guru, atau orang dewasa terpercaya jika merasa tidak nyaman," pungkasnya.
Diketahui sebelumnya, kasus dugaan tindak persetubuhan ini tengah ditangani Polres Gresik. (*)
Editor: Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

