Dikebut Selama 3 Bulan, Pengecoran Jalan Provinsi Kasiyan Puger Akhirnya Selesai

PT Imasco Asiatic berharap setelah jalan ini dibuka, roda perekonomian kembali berjalan dan masyarakat bisa kembali beraktifitas normal.

10 Apr 2025 - 18:32
Dikebut Selama 3 Bulan, Pengecoran Jalan Provinsi Kasiyan Puger Akhirnya Selesai
Pengecoran Jalan Raya Kasiyan Kecamatan Puger Jember Jawa Timur yang baru saja selesai dikerjakan (Ulum/SJP).

JEMBER, SJP - Sejak dibangun tiga bulan lalu, proyek pengecoran jalan provinsi di Desa Kasiyan Timur, Kecamatan Puger, Kabupaten Jember, yang dilakukan oleh PT Imasco Asiatic, pabrik semen Singa Merah, akhirnya selesai.

Proyek pengecoran jalan diserahterimakan kepada pemerintah Provinsi Jawa Timur, lantaran jalan ini merupakan wewenang Pemprov Jatim dan melalui Dinas PU (Pekerjaan Umum) Bina Marga Provinsi Jawa Timur, jalan tersebut dicek kelayakan dan spesifikasi teknisnya.

Setelah dilakukan berbagai prosedur dan pengecekan dan kelayakan cor beton jalan raya Desa Kasiyan Timur ini dinyatakan lolos dan memenuhi standart teknis. 

Terkait pengerjaan ini, Kepala UPT Pengelolaan Jalan dan Jembatan Jember Bina Marga Provinsi Jawa Timur, Aryo Yudhanto Wijokongko mengatakan, pengerjaan cor beton ini merupakan CSR dari PT Imasco Asiatic. Hal ini perlu diserahkan kepada Pemprov setelah pekerjaan selesai supaya dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.

"Jadi kan gini, Imasco itu ingin berkontribusi terhadap jalan provinsi yang dilalui oleh armada Imasco. Jadi, tiga bulan yang lalu itu sudah ada berita acara penyerahan sementara. Jadi ruas jalan provinsi kan memang kewenangannya Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur," kata Yudha sapaan akrab Kepala UPT PJJJ Dinas PU Binas Marga Provinsi Jawa Timur, Kamis (10/04/2025).

"Maka kita buat MoU, berita acara serah terima untuk dikerjakan Imasco sebagai kontribusi mereka jalan dengan penanganan beton, pengerasan beton atau rigid pavement. Hari ini dilakukan serah terima dari Imasco karena sudah selesai pekerjaannya dan bisa dimanfaatkan oleh masyarakat," jelasnya.

Yudha juga menjabarkan, bahwa jalan ini sudah bisa langsung dimanfaatkan oleh masyarakat mulai hari ini atau minimal besok sudah bisa dilewati kendaraan bertonase berat.

"Hari ini sebenarnya bisa dilewati masyarakat, melihat antusiasme masyarakat sisi jalan sebelah barat tadi juga ada yang melewatinya. Kami berharap besok sudah normal kembali kendaraan bisa melewatinya dan roda perekonomian bisa kembali berjalan," urai Yudha.

Ditanya soal peningkatan kelas jalan yang harus dilakukan karena di wilayah Jember sendiri memang layak jalan, dirinya menjelaskan masih ada beberapa tahapan sebelum diajukan ke kementrian PU di pusat.

"Kalau untuk kelas jalan masih proses Pak ya, karena kan untuk kelas jalan itu tidak hanya bisa dari Jember saja untuk mengusulkan, karena kelas jalan kan kewenangannya kementerian PU," imbuhnya menjelaskan.

"Dan itu usulannya pun dari provinsi ke pusat itu harus bersamaan dengan seluruh kabupaten kota. Jadi di Jawa Timur ada 38 kabupaten kota, itu prosesnya sedang berjalan. Nah ini termasuk yang kontribusinya Imasco, kemudian sekarang ada proyek yang sedang kami kerjakan itu juga dalam rangka untuk memenuhi persyaratan kelas jalan tadi," pungkas Yudha.

Sementara itu di tempat terpisah, Legal Manager PT Imasco Asiatic Fendi, mengatakan, setelah melalui pengerjaan selama tiga bulan dan sesuai RAB yang ada, maka ruas jalan ini diserahkan ke pemerintah sesuai peruntukannya.

"Untuk nilai CSR-nya PT Semeni Masko, menurut RAB yang ada sekarang itu adalah Rp 5,5 miliar untuk CSR yang kali ini. Dengan lebar ruas jalan 9 meter dan panjang 500 meter," kata Fendi.

"Ini merupakan bentuk perhatian kami sebagai tanggung jawab moral kepada masyarakat khususnya pengguna jalan. Selain banyak bentuk CSR yang kami berikan kepada masyarakat," ulasnya.

PT Imasco Asiatic berharap setelah jalan ini dibuka, roda perekonomian kembali berjalan dan masyarakat bisa kembali beraktifitas normal.

"Harapan kami setelah jalan ini dibuka bisa diterima dengan masyarakat dan untuk jalan bisa normal kembali dibuka dan tidak ada pembatasan tonase," jelasnya.

Sementara itu, Warga Desa Kasiyan Timur bernama Ashari mengatakan, adanya perbaikan jalan raya ini bisa membantu mengurangi kekhawatiran masyarakat adanya kecelakaan, namun hal ini dibarengi dengan kendaraan besar agar tidak ugal-ugalan di jalan raya.

"Saya tidak membela siapapun disini, saya bersuara karena jalan raya ini milik pemerintah dan digunakan untuk semua masyarakat dan golongan, yang penting jalan raya sudah dibenahi. Terima kasih atas bentuk perhatiannya pihak pabrik semen," ungkapnya.

"Saya berpesan kepada supir kendaraan besar yang nantinya melewati jalan ini ketika jalan dibuka, hendaknya berhati-hati dan tidak ugal-ugalan. Untuk pihak pabrik, CSR yang sudah dilakukan agar bisa ditambah guna memberi manfaat bagi masyarakat terdampak," pungkasnya. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow