Diduga Kuburan Janin Hasil Aborsi, Makam di Mojokerto Dibongkar Polisi

Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan adanya indikasi kuat bahwa jasad di dalam makam tersebut merupakan janin hasil aborsi.

03 Sep 2025 - 08:02
Diduga Kuburan Janin Hasil Aborsi, Makam di Mojokerto Dibongkar Polisi
Tim Forensik Rumah Sakit Bhayangkara saat pengambilan sampel janim diduga hasil aborsi di Mojokerto. (Foto: Syaiful/SJP)

MOJOKERTO, SJP - Sebuah makam di tempat pemakaman umum Dusun Sumberpiji, Desa Sumberkembar, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto mendadak dibongkar polisi, Selasa (4/9/2025). 

Pembongkaran makam atau ekshumasi itu dilakukan oleh Tim Forensik Rumah Sakit Bhayangkara Pusdik Sabhara bersama pihak kepolisian, menyusul ada laporan warga diduga kuat makam itu merupakan tempat penguburan janin hasil aborsi. 

Dokter Forensik RS Bhayangkara, dr. Ahmad Yudianto menyebut, hasil pemeriksaan sementara menunjukkan adanya indikasi kuat bahwa jasad di dalam makam tersebut merupakan janin hasil aborsi. 

"Ada dugaan mengarah pada proses abortus. Hasil sementara sudah saya laporkan ke Kanit," kata Ahmad dalam keterangan tertulis yang diterima, Selasa (2/9/2025).

Selanjutnya pihaknya masih menunggu pemeriksaan laboratorium dari sampel yang telah diambil. 

Dari lokasi ekshumasi, Tim Forensik mengambil sejumlah sampel berupa sisa tulang belulang dan bercak yang diduga darah. 

Kendati demikian, pihaknya belum bisa memastikan lebih jauh sebelum uji laboratorium rampung.

"Dari perkiraan, usianya lebih dari tiga bulan dalam kandungan dan sudah dikubur lebih dari 90 hari, dibungkus kain kafan warna putih. Di sampingnya juga ditemukan plastik," tandasnya. 

Sementara, Kanit Resmob Satreskrim Polres Mojokerto, Ipda Sukron, menambahkan pihaknya memang tengah melakukan penyelidikan atas kasus ini berdasar laporan warga yang curiga ada yang aneh dan mengarah pada dugaan janin hasil aborsi. 

Meski demikian ia belum bisa membeber secara rinci mengenai hal itu, termasuk soal berapa orang yang telah diamankan dan dimintai keterangan. 

"Awalnya ada laporan dari warga tentang makam tanpa nisan tetapi banyak bunga di atasnya. Setelah itu kami tindak lanjuti," tutupnya. (*) 

Editor: Rizqi Ardian 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow