Dicari TIm SAR di Sungai Saptorenggo Malang, Ealah Orangnya Lagi Ngopi di Rumah

Pengendara motor terseret arus sungai dan sempat dicari tim gabungan, sebelum memberi kabar telah tiba di rumah dengan selamat.

01 Mar 2026 - 13:50
Dicari TIm SAR di Sungai Saptorenggo Malang, Ealah Orangnya Lagi Ngopi di Rumah
Ketika orang mencarinya, pengendara motor yang sempat terseret arus sungai ini sudah berada di rumah. (ilustrasi : AI Gemini)

MALANG, SJP — Nasib apes dan keberuntungan silih berganti dialami oleh JPH pada akhir pekan ini. Motornya terperosok ke sungai, bahkan terseret arus yang deras. Dikira tenggelam, Tim SAR turun tangan menyusur sungai. Tak dinyana, JPH yang dikira hilang ternyata sudah bersantai di rumah.

Kisah bermula ketika JPH yang mengendarai motor menerjang hujan deras di Desa Saptorenggo, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Sabtu (28/2/2026) malam. Wah, sungguh nekat. Sudah tahu sungai meluap dan merendam badan jalan, JPH terus memacu motornya. Tapi, kekuatan tekadnya tak sejalan dengan kondisi motornya. Terendam air setinggi satu meter, mesin motornya mati.

JPH akhirnya menuntun motornya menepi. Karena jalan terendam air, dia tak bisa melihat batas jalan. Dia tak menyadari jika kakinya menginjak sungai.  “Korban diduga tidak bisa memperkirakan batas jalan karena tertutup air, kemudian terperosok ke sungai dan sempat hanyut sekitar 100 meter,” ujar Kapolsek Pakis, AKP Suyanto, Minggu (1/3/2026).

Kejadian itu diketahui oleh sejumlah orang yang kebetulan melintas. Hendak menolong, ternyata air sungai begitu deras. Warga lantas melaporkan kejadian tersebut kepada perangkat desa yang diteruskan ke tim SAR.

Tim SAR lantas melakukan pencarian  bersama unsur Muspika Pakis dan warga setempat. Sekitar pukul 20.30 WIB, sepeda motor korban ditemukan sekitar 20 meter dari titik jatuh. Sontak, muncul dugaan korban jauh terseret arus sungai. 

Karena cuaca masih hujan dan arus cukup deras, pencarian dihentikan sementara pukul 21.30 WIB dan direncanakan dilanjutkan keesokan hari.

Namun, sekitar pukul 23.25 WIB, JPH  menghubungi keluarga dan rekannya bahwa dirinya telah sampai di rumah dalam kondisi selamat. JPH diketahui berhasil naik ke jalan raya setelah hanyut dan kemudian pulang ke Ngajum menggunakan ojek daring.

Alhamdulillah, korban sudah sampai di rumah dengan selamat. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini,” tutupnya.

Meski sempat bikin Tim SAR dan Muspika pontang-panting, semuanya bersyukur karena tak ada nyawa yang melayang. (*)

Editor: Danu 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow