Dapur Umum Salurkan 2.000 Nasi Bungkus Perhari Untuk Pengungsi Korban Banjir di Jombang
Selain pengungsi di posko utama, nasi bungkus juga dibagikan ke warga terdampak banjir di Dusun Beluk, Desa Jombok dan Dusun Kedondong, Desa Blimbing, Kecamatan Kesamben.
JOMBANG, SJP - Dapur umum di Posko utama Kantor Balai Desa Jombok, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang, menyalurkan setidaknya 2.000 nasi bungkus dalam sehari untuk kebutuhan pengungsi korban banjir.
Selain pengungsi di posko utama, nasi bungkus juga dibagikan ke warga terdampak banjir di Dusun Beluk, Desa Jombok dan Dusun Kedondong, Desa Blimbing, Kecamatan Kesamben.
"Kebutuhan konsumsi per hari sekali makan kurang lebih 1000 nasi bungkus, sehari ada dua kali makan," kata Senopati Zainudin, pusat pengendalian data dan informasi BPBD Kabupaten Jombang di Posko Desa Jombok, Sabtu (14/12/2024).
Senopati menyebut sampai hari ke 7 pendirian posko tanggap darurat bencana pihaknya telah menerima banyak bantuan logistik bagi pengungsi. Termasuk kebutuhan logistik yang baru datang dari Kementrian Sosial.
"Bantuan bisa mengkover semua posko, untuk nasi bungkus disalurkan menggunakan perahu bagi daerah yang sulit dijangkau kendaraan darat," ujar Senopati.
Meskipun sudah ada tren penurunan banjir, dari sebelumnya kedalaman air hingga 170 cm, kini surut pada titik terdalam 70 cm.
Untuk pengungsi saat ini masih stabil jumlahnya, baik balita, anak - anak, lansia dan ibu hamil belum ada penurunan mengingat masih banyak rumah belum bisa ditempati karena butuh upaya pembersihan dan perbaikan.
"Ada tiga titik pengungsi, pertama di Balai Desa Jombok ada 61 jiwa, kedua di Balai Dusun Plosorejo ada 21 jiwa, dan ketiga di Balai Desa Blimbing ada 109 jiwa," tandasnya. (*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

