Dampak Gempa Sumenep di Bondowoso, Sejumlah Bangunan Sekolah dan Rumah Warga Rusak
Beruntung dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa dan BPBD Bondowoso mendirikan tenda darurat untuk kegiatan belajar siswa.
BONDOWOSO, SJP – Gempa bumi tektonik yang terjadi pada Selasa (30/9/2025) pukul 23.49 WIB yang berpusat di Sumenep Madura, mengakibatkan sejumlah bangunan di Kabupaten Bondowoso mengalami kerusakan. Meski demikian, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bondowoso memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Kepala Pelaksana BPBD Bondowoso, Sigit Purnomo, melaporkan bahwa kerusakan bangunan ditemukan di tiga titik lokasi. Antara lain di SDN Kotakulon 2 Kecamatan Bondowoso, Desa Tegalampel Kecamatan Tegalampel, serta Desa Mengen Kecamatan Tamanan.
“Kerusakan di SDN Kotakulon 2 meliputi ruang UKS, kantin, dan ruang TIK dengan kategori rusak ringan, sementara ruang kelas 4, 5, dan 6 mengalami rusak sedang,” jelas Sigit, Rabu (1/10/2025).
Selain itu, rumah milik Irma, warga Desa Tegalampel, mengalami rusak sedang dengan estimasi kerugian sekitar Rp2 juta. Sementara rumah Muhyidin di Dusun Kampung Baru, Desa Mengen, rusak berat dengan ukuran bangunan 4x7 meter.
Menindaklanjuti kondisi ini, BPBD Bondowoso bersama perangkat desa dan masyarakat langsung melakukan asesmen di lokasi. Sebagai langkah darurat, tenda berukuran 6x12 meter telah didirikan di halaman SDN Kotakulon 2 untuk menunjang proses belajar mengajar.
“Sampai laporan ini kami sampaikan, situasi wilayah Bondowoso dalam kondisi aman dan terkendali. Cuaca di lokasi terdampak terpantau berawan,” tambahnya.
Adapun personel BPBD yang diterjunkan meliputi tim TRC, Pusdalops, serta agen bencana Jawa Timur. Sejumlah pemerintah desa setempat juga ikut membantu penanganan awal pasca gempa. (*)
Editor: Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

