Cuaca Buruk, Perahu Nelayan di Gresik Terbalik, 5 ABK Selamat
Kapal yang membawa sebanyak lima kru anak buah kapal (ABK) nelayan itu terguling, setelah menghantam potongan kayu bagan dan terbalik. Beruntung, seluruh kru kapal berhasil dievakuasi dan selamat.
GRESIK, SJP - Cuaca buruk di perairan Desa Banyuurip, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, mengakibatkan sebuah perahu nelayan mengalami kecelakaan air dan terguling, Sabtu (24/1/2026).
Kapal yang membawa sebanyak lima kru anak buah kapal (ABK) nelayan itu terguling, setelah menghantam potongan kayu bagan dan terbalik. Beruntung, seluruh kru kapal berhasil dievakuasi dan selamat.
Petugas personil gabungan TNI-Polri dan relawan warga, terjun ke lapangan untuk proses evakuasi.
Kapolsek Ujungpangkah Iptu Suwito, mengatakan, kapal yang terguling tersebut diketahui dimiliki oleh Muhammad Kunjali (35) warga Desa Campurejo, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik.
"Cuaca ekstrem mengakibatkan perahu tidak terkendali dan menabrak potongan kayu bagan sehingga perahu terbalik. Seluruh ABK selamat dan sudah dievakuasi," kata Kapolsek Ujungpangkah Iptu Suwito, saat dikonfirmasi, Sabtu (24/1/2026).
Iptu Suwito menjelaskan, kronologi kejadian kecelakaan air ini bermula saat perahu yang membawa lima ABK itu berangkat dari tempat pelelangan ikan (TPI) Dusun Kalingapuri, Desa Pangkahkulon, Kecamatan Ujungpangkah, menuju TPI Desa Campurejo, Kecamatan Panceng, Jumat (23/1/2026).
Setibanya Sabtu (24/1/2026) dini hari, perahu tersebut terdampak cuaca ekstrem gelombang laut tinggi dan menabrak potongan kayu bagan dan terbalik diiperairan laut Banyuurip.
Beruntung setelah dua jam kejadian, para ABK berhasil diselamatkan oleh nelayan lokal setempat.
"Sekira Pukul 09.30 WIB, seluruh ABK berhasil dievakuasi ke TPI Campurejo dengan selamat," jelasnya.
Dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa, namun kerugian kerusakan perahu ditaksir mencapai Rp45 juta rupiah. (*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

