Bupati Pasuruan Ungkap Peningkatan Angka Kematian Bayi dan Ibu Melahirkan di 2024

Menurutnya, kasus AKI dan AKB masih menjadi pekerjaan rumah (PR) yang harus segera diselesaikan. Sebab, hingga kini masih banyak laporan terkait kematian ibu dan anak saat proses persalinan.

10 Apr 2025 - 16:26
Bupati Pasuruan Ungkap Peningkatan Angka Kematian Bayi dan Ibu Melahirkan di 2024
Bupati Pasuruan H Rusdi Sutejo memberikan pengarahan saat pembukan Muscab IBI Kabupaten Pasuruan. (Foto: Istimewa)

PASURUAN, SJP — Bupati Pasuruan H. Rusdi Sutejo berharap angka kematian ibu (AKI) melahirkan dan angka kematian bayi (AKB) baru lahir serta prevalensi stunting dapat ditekan semaksimal mungkin.

Hal itu disampaikannya saat membuka Musyawarah Cabang (Muscab) ke-8 Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Pasuruan di Auditorium Mpu Sindok Kantor Bupati Pasuruan, Kamis (10/4/2025).

Menurutnya, kasus AKI dan AKB masih menjadi pekerjaan rumah (PR) yang harus segera diselesaikan. Sebab, hingga kini masih banyak laporan terkait kematian ibu dan anak saat proses persalinan.

"Kalau sudah jadi PR, maka harus segera dituntaskan. Seperti kasus AKI dan AKB yang masih ada di Kabupaten Pasuruan sampai sekarang. Kita targetkan turun 14 persen," katanya.

Bupati yang akrab dipanggil Mas Rusdi itu mengajak seluruh bidan di Kabupaten Pasuruan untuk kompak dalam membantu pemerintah. Khususnya dalam menurunkan AKI, AKB, dan prevalensi stunting.

"Saya lihat yang hadir banyak sekali. Untuk itu saya berpesan agar para bidan ikut aktif dalam menurunkan kematian ibu, kematian bayi dan stunting sesuai peran dan fungsinya," ucapnya.

Mas Rusdi menambahkan, sepanjang tahun 2024, kematian ibu melahirkan mencapai 18 kasus. Jumlah tersebut meningkat dari tahun 2023 yang hanya 16 kasus.

Begitu pula dengan angka kematian bayi selama tahun 2024. Angkanya cukup tinggi, yakni 188 kasus. Padahal di tahun 2023, hanya ada 77 kasus kematian bayi baru lahir.

"Dengan fakta tersebut, setiap bidan harus melengkapi dirinya dengan keterampilan, pendidikan, dan kedekatan emosional dengan para pasiennya," imbuhnya. (*)

Editor: Ali Wafa

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow