BPBD Tuban Cepat Tangani Banjir Luapan Bengawan Solo

Banjir terjadi akibat luapan Sungai Bengawan Solo ini berdampak pada empat kecamatan di Kabupaten Tuban.Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tuban bergerak cepat dalam menangani banjir tersebut. Penanganan fokus pada lahan pertanian demi ketahanan Pangan

20 May 2025 - 07:01
BPBD Tuban Cepat Tangani Banjir Luapan Bengawan Solo
Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tuban saat menangani banjir merendam di lahan persawahan ( Foto ; Ist/ Atmo)

TUBAN, SJP – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tuban bergerak cepat menangani banjir yang merendam lahan pertanian warga di empat kecamatan wilayah selatan Tuban, yakni Soko, Rengel, Plumpang, dan Widang. Banjir terjadi akibat luapan Sungai Bengawan Solo.

Kepala Pelaksana BPBD Tuban, Sudarmaji, bersama Camat Rengel dan jajaran Forkopimka, turun langsung meninjau lokasi terdampak di Desa Ngadirejo dan Tambakrejo, Kecamatan Rengel, Senin (19/5/2025) kemarin.

Menurut Sudarmaji, sesuai arahan Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky (Mas Lindra), penanganan difokuskan pada lahan persawahan warga, karena saat ini memasuki masa tanam padi dan hortikultura. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga produktivitas pertanian serta ketahanan pangan daerah.

“Jika tidak segera ditangani, masa tanam bisa terlewat, dan ini akan berdampak luas terhadap hasil pertanian,” ungkap Sudarmaji.

BPBD Tuban telah mengambil langkah-langkah strategis, antara lain pembersihan aliran avour yang menuju Bengawan Solo, pengerahan mesin pompa penyedot air dari lahan sawah, serta pendataan dan pemantauan berkala terhadap kondisi di lapangan.

Pembersihan saluran dilakukan bersama relawan dan warga setempat untuk memperlancar aliran air. Sementara itu, penggunaan pompa bertujuan mempercepat pengeringan lahan agar dapat segera ditanami.

BPBD Tuban juga bersinergi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo dan BPBD Provinsi Jawa Timur guna memastikan penanganan berjalan terpadu dan efektif.

“Koordinasi lintas sektor sangat penting, agar penanganan tidak hanya bersifat darurat tapi juga berkelanjutan,” tegasnya.

Sudarmaji menambahkan bahwa hasil peninjauan lapangan di Kecamatan Rengel telah dilaporkan langsung kepada Bupati Tuban dan menjadi bahan pembahasan dalam Rapat Koordinasi Penanganan Banjir yang dipimpin langsung oleh bupati di Kantor Kecamatan Plumpang.

Dengan langkah kolaboratif ini, BPBD Tuban berharap banjir segera surut dan aktivitas pertanian masyarakat dapat kembali berjalan normal. (**)

Editor: Rizqi Ardian 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow