BPBD Probolinggo Ajukan Dana Bantuan ke BNPB untuk Atasi Banjir

Dana perbaikan yang diajukan itu bisa terealisasi tahun ini. Sehingga tiga kawasan itu bisa segera dibebaskan dari ancaman banjir tahunan

29 Jan 2025 - 20:14
BPBD Probolinggo Ajukan Dana Bantuan ke BNPB untuk Atasi Banjir
Salah satu kondisi kali Dringu yang sempat jebol dan belum diperbaiki dengan tanggul permanen. (Armandsyah/SJP)

PROBOLINGGO, SJP - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, mengajukan sejumlah dana ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Dana tersebut, diajukan untuk mengatasi banjir yang kerap menjadi langganan di Kabupaten Probolinggo. Jumlahnya sekira Rp12,5 miliar.

“Anggaran itu nantinya bakal dialokasikan ke sejumlah titik. Di antaranya, fokus ke perbaikan plengsengan kali Dringu,” kata Kabid Kedaruratan dan Logistik, Zubaidillah, Rabu (29/1/2025).

BPBD Probolinggo juga mengajukan anggaran untuk plengsengan di kali Pesisir di Kecamatan Sumberasih dan sejumlah kali di Kecamatan Tongas.

“Tiga titik itu setiap tahun menjadi langganan banjir. Mulai dari jebolnya plengsengan dan tanggul ambrol,” kata dia.

Harapannya, dana perbaikan yang diajukan itu bisa terealisasi tahun ini. Sehingga tiga kawasan itu bisa segera dibebaskan dari ancaman banjir tahunan.

Sebagai informasi, kawasan Kecamatan Dringu, setiap tahun selalu dihantui banjir kiriman.

Terlebih lagi ketika musim hujan seperti saat ini. Apabila kawasan lereng Bromo diguyur hujan deras selama beberapa jam, kawasan Dringu jadi salah satu kawasan muara yang mendapat kiriman air. Terlebih lagi, tanggul sungai sudah banyak yang ambrol. 

Seperti yang terjadi hari ini. Sejak sore, sekira pukul 14.00 WIB, kawasan Lereng Gunung Bromo di Kecamatan Sumber dan Kuripan, dilanda hujan. Dengan intensitas bervariasi. Mulai dari hujan ringan, deras sampai gerimis.

“Jika sudah demikian, kami di sepanjang aliran sungai ini mencari informasi. Ketinggian air sungai Dringu, khawatir meluap,” kata salah seorang warga, Efendi.

Efendi berharap, pemerintah segera mewujudkan perbaikan tanggul sungai. Sebab sejak awal tahun 2021 silam, ketika banjir bandang menerjang kawasan ini sebanyak empat kali berturut-turut, perbaikan masih tambal sulam.

“Padahal waktu itu Gubernur Khofifah datang langsung dan menjanjikan akan dilakukan perbaikan total, untuk sungai di Desa Dringu ini, tapi mana janjinya,” tutupnya. (*)

Editor: Rizqi Ardian 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow