BPBD Catat Puluhan Rumah Rusak Imbas Angin Kencang di Kecamatan Dampit

Sebanyak 12 rumah warga mengalami kerusakan pada bagian atap akibat terpaan angin kencang. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

01 Feb 2026 - 22:35
BPBD Catat Puluhan Rumah Rusak Imbas Angin Kencang di Kecamatan Dampit
Kondisi salah satu rumah warga di Kelurahan Dampit, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang, yang mengalami kerusakan pada bagian atap akibat angin kencang disertai hujan deras, belum lama ini (Foto : BPBD for SJP)

MALANG, SJP- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang mencatat puluhan rumah warga mengalami kerusakan akibat angin kencang yang melanda wilayah Kecamatan Dampit. Peristiwa yang terjadi pada Jumat (30/1/2026) sore itu berdampak pada sejumlah permukiman di Kelurahan Dampit.

Berdasarkan laporan Pusdalops PB BPBD Kabupaten Malang, cuaca ekstrem berupa hujan dengan intensitas sedang hingga deras disertai angin kencang menyebabkan kerusakan pada bagian atap rumah warga di lingkungan Dampit Barat.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan, menjelaskan bahwa hingga laporan terakhir diterima, jumlah rumah terdampak mencapai belasan unit dengan tingkat kerusakan ringan hingga sedang.

“Sebanyak 12 rumah warga mengalami kerusakan pada bagian atap akibat terpaan angin kencang. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” ujar Sadono, Minggu (1/2/2026).

Ia menambahkan, total kerugian material akibat kejadian tersebut diperkirakan mencapai Rp10,5 juta. BPBD juga telah melakukan koordinasi dengan perangkat kelurahan setempat untuk penanganan awal serta pendataan lanjutan.

Dalam proses penanganan, BPBD Kabupaten Malang menurunkan personel Pusdalops dan Tim Reaksi Cepat (TRC) untuk menerima laporan, melakukan koordinasi, serta menyusun laporan kejadian bencana. Sejumlah unsur turut terlibat dalam kegiatan tersebut, mulai dari perangkat Kelurahan Dampit hingga masyarakat sekitar.

Sadono menyampaikan bahwa sebagian rumah warga saat ini sudah mulai dilakukan perbaikan secara mandiri. Namun demikian, masih terdapat kebutuhan mendesak bagi warga terdampak.

“Kebutuhan utama yang diperlukan saat ini antara lain terpal dan paket sembako untuk membantu warga yang rumahnya mengalami kerusakan,” kata Sadono. (**)

Editor: Danu 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow