BPBD Bondowoso Terus Salurkan Bantuan Air Bersih ke Desa Terdampak Kekeringan

Hingga saat ini BPBD Bondowoso sudah mendropping air bersih sebanyak 140 ribu liter ke 14 desa terdampak kekeringan.

13 Jul 2025 - 19:21
BPBD Bondowoso Terus Salurkan Bantuan Air Bersih ke Desa Terdampak Kekeringan
Petugas BPBD Bondowoso bersama anggota polisi saat menyalurkan bantuan air bersih kepada warga terdampak kekeringan (Foto : BPBD/SJP)

BONDOWOSO, SJP – Musim kemarau yang mulai melanda beberapa wilayah di Kabupaten Bondowoso, berdampak pada kekeringan dan kurangnya pasokan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari warga.

Di bulan Juli 2025, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bondowoso hampir setiap hari melakukan dropping air bersih ke 14 desa yang terdampak kekeringan.

Pengiriman ini merupakan bagian dari upaya penanggulangan darurat sesuai dengan status bencana kekeringan yang telah ditetapkan melalui Surat Keputusan (SK) resmi.

“Pendistribusian air bersih sudah kami mulai sejak 2 Juli lalu. Setiap desa mendapat jatah 10 ribu liter air bersih untuk satu kali pengiriman,” jelas Tugas Riski Bahana, Kepala Bidang Logistik, Rehabilitasi, dan Rekonstruksi BPBD Bondowoso, Ahad  (13/7/2025).

Sampai saat ini, BPBD Bondowoso mencatat, sudah lebih dari 140 ribu liter air bersih dikirimkan ke wilayah-wilayah tersebut. Air bersih tersebut dipergunakan warga untuk kebutuhan memasak, minum, dan kebutuhan lainnya. 

Perihal anggaran, Tugas, menjabarkan, awalnya anggaran yang disiapkan dalam APBD 2025 hanya mencakup pengadaan air bersih selama satu bulan. Akan tetapi melihat eskalasi dampak kekeringan yang meluas, pemerintah daerah memutuskan menambah penyaluran untuk 1 bulan lagi.

“Kami sedang mengupayakan agar distribusi air bisa berlangsung selama lima bulan. Untuk kelanjutannya, kami telah mengajukan bantuan ke BPBD Provinsi Jawa Timur dan juga Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB),” tandasnya.

Untuk wilayah terdampak kekeringan dan membutuhkan bantuan air bersih, kata Tugas, data dalam SK Bencana Kekeringan Kabupaten Bondowoso, setidaknya terdapat 29 dusun di 19 desa yang tersebar di 12 kecamatan yang telah ditetapkan sebagai wilayah terdampak kekeringan. 

“BPBD memprioritaskan pendistribusian air berdasarkan tingkat keparahan dan ketersediaan sumber air alternatif di masing-masing wilayah,” pungkasnya. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow