Bondowoso Siap Siaga Hadapi Ancaman Bencana Hidrometeorologi

Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid mengajak masyarakat memperkuat solidaritas menghadapi delapan potensi bencana hidrometeorologi. BPBD pasang sistem peringatan dini, bentuk sekolah aman bencana, dan edukasi mitigasi untuk wujudkan Bondowoso tangguh, siaga, serta peduli terhadap kemanusiaan.

17 Oct 2025 - 18:41
Bondowoso Siap Siaga Hadapi Ancaman Bencana Hidrometeorologi
Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid (tengah) didampingi oleh Plt Kalaksa BPBD Bondowoso Kristianto Putro Prasojo (kanan) saat meninjau peralatan penanggulangan bencana dalam Apel Kesiapsiagaan dan Gelar Peralatan Menghadapi Bencana Hidrometeorologi Tahun 2025 (foto : Rizqi/SJP)

BONDOWOSO, SJP - Pagi yang cerah di Alun-alun Raden Bagus Assra Ki Ronggo, memberikan semangat kepada ratusan peserta Apel Kesiapsiagaan dan Gelar Peralatan Menghadapi Bencana Hidrometeorologi Tahun 2025, Jumat (17/10/2025).

Dalam apel tersebut, Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid menyampaikan pesan yang sarat makna kemanusiaan. Di tengah potensi ancaman bencana yang terus meningkat, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat solidaritas dan kesiapsiagaan.

“Kita tidak dapat menghindari bencana, namun kita bisa memperkecil risikonya melalui kesiapsiagaan, kedisiplinan, dan kerja sama lintas sektor,” ujar bupati yang karib disapa Ra Hamid ini.

Menurutnya, kondisi geografis Bondowoso yang berbukit dan dilalui banyak aliran sungai menjadikan wilayah ini rentan terhadap banjir, tanah longsor, dan angin kencang. Karena itu, pemerintah daerah bersama masyarakat perlu bahu-membahu membangun budaya tanggap bencana sejak dini.

“Keterlibatan masyarakat menjadi kunci utama. Melalui pelatihan dan simulasi kebencanaan yang rutin, kita bisa membangun budaya tanggap bencana di setiap lingkungan,” tambahnya.

Bupati juga memberikan apresiasi kepada seluruh pihak, terutama BPBD, TNI/Polri, dan para relawan, yang tanpa kenal lelah selalu hadir di garda terdepan saat bencana melanda.

“Semangat gotong royong dan solidaritas adalah kekuatan utama kita dalam menjaga keselamatan dan kemanusiaan,” tegasnya.

Delapan Jenis Bencana Mengintai Bondowoso

Plt Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bondowoso, Kristianto Putro Prasojo, mengungkapkan, wilayahnya memiliki delapan potensi bencana di musim penghujan. Empat di antaranya yang paling dominan adalah banjir, tanah longsor, angin kencang, dan kekeringan.

“Kekeringan masih ada,” ujarnya singkat.

Menurut Kris, berdasarkan peta kerawanan, beberapa kecamatan yang rawan angin kencang antara lain Maesan, Tenggarang, Tapen, Kelabang, dan Cermee. Sedangkan kawasan rawan banjir berada di Kecamatan Ijen dan Bondowoso.

“Untuk wilayah Bondowoso kota, banjir biasanya disebabkan karena saluran drainase yang tersumbat. Sebenarnya semua kecamatan punya potensi bencana,” jelasnya.

Sebagai langkah antisipasi, BPBD telah memasang early warning system di Kecamatan Ijen, wilayah yang pernah dilanda banjir bandang pada tahun 2023 lalu. Selain itu, pihaknya juga membentuk Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) di belasan sekolah SD, SMP, dan SMA/SMK.

“Di sekolah-sekolah tersebut, warga sekolah diajarkan mitigasi bencana dan cara menyelamatkan diri. Jadi, kesadaran itu dibangun sejak dini,” terang Kris yang juga menjabat Sekretaris BPBD ini.

Menanggapi aktivitas gempa bumi yang belakangan kerap terjadi, BPBD juga terus melakukan edukasi kepada masyarakat mengenai cara evakuasi dan langkah penyelamatan diri yang aman.

Bondowoso Bergerak dengan Semangat Kemanusiaan

Apel kesiapsiagaan kali ini tidak hanya menjadi ajang memeriksa perlengkapan, tetapi juga momentum untuk memperkuat tekad bersama. Di balik seragam, helm, dan rompi oranye para relawan, tersimpan wajah-wajah manusia yang rela berkorban demi keselamatan sesama.

Kristianto menegaskan, semangat kemanusiaan inilah yang akan menjadi fondasi Bondowoso dalam menghadapi segala bencana.

“Semoga kegiatan ini memperkuat tekad kita untuk mewujudkan Bondowoso yang siaga, peduli, dan tangguh terhadap bencana,” pungkasnya. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow