Bondowoso Siaga Antisipasi Nataru, Siapkan Rekayasa Lalin dan Mitigasi Cuaca Ekstrem

Guna memastikan kelancaran dan keamanan selama periode krusial ini, Dishub bersama pemangku kepentingan lainnya telah merancang sejumlah upaya terintegrasi yang menjadi bagian dari dukungan terhadap Operasi Lilin Semeru 2025.

16 Dec 2025 - 21:19
Bondowoso Siaga Antisipasi Nataru, Siapkan Rekayasa Lalin dan Mitigasi Cuaca Ekstrem
Kepala Dinas Perhubungan Bondowoso, Sigit Purnomo, saat dikonfirmasi usai Rakor terpadu dengan berbagai pihak terkait, termasuk Satlantas Polres Bondowoso, yang dilaksanakan di Aula Polres Bondowoso, pada Selasa (16/12/2025). (Foto : Rizqi/SJP)

BONDOWOSO, SJP - Pemerintah Kabupaten Bondowoso melalui Dinas Perhubungan (Dishub) memperkirakan adanya lonjakan signifikan pada volume kendaraan menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025. Prediksi kenaikan arus lalu lintas ini mencapai angka yang cukup tinggi, yaitu hingga 80 persen dari kondisi normal.

Kepala Dinas Perhubungan Bondowoso, Sigit Purnomo, mengungkapkan proyeksi ini setelah mengikuti rapat koordinasi terpadu dengan berbagai pihak terkait, termasuk Satlantas Polres Bondowoso, yang dilaksanakan di Aula Polres Bondowoso, pada Selasa (16/12/2025).

“Kemarin sudah kita lakukan rapat koordinasi dengan seluruh stakeholder. Kemungkinan kenaikan arus lalu lintas di Kabupaten Bondowoso berada di kisaran 80 persen,” ujar Sigit Purnomo.

Guna memastikan kelancaran dan keamanan selama periode krusial ini, Dishub bersama pemangku kepentingan lainnya telah merancang sejumlah upaya terintegrasi yang menjadi bagian dari dukungan terhadap Operasi Lilin Semeru 2025.

Persiapan ini mencakup perbaikan dan peningkatan kualitas infrastruktur, seperti perbaikan penerangan jalan umum (PJU) dan pembenahan sarana jalan.

“Langkah-langkah ini kita lakukan secara terpadu agar arus lalu lintas selama Nataru tetap aman dan lancar,” jelasnya.

Selain persiapan infrastruktur, fokus mitigasi juga diarahkan pada potensi cuaca ekstrem. Masyarakat didorong untuk proaktif menggunakan aplikasi resmi milik BNPB sebagai sumber informasi terkini mengenai potensi bahaya di wilayah tertentu, memungkinkan mereka mengambil tindakan pencegahan sedini mungkin.

Dalam kesempatan tersebut, Sigit Purnomo juga mengeluarkan imbauan tegas kepada pengguna jalan, khususnya yang akan menempuh perjalanan jauh. Ia menekankan pentingnya kepatuhan terhadap aturan dan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi kendaraan.

“Perhatikan kelaikan kendaraan, patuhi rambu lalu lintas, dan jangan lupa berdoa sebelum perjalanan. Keselamatan adalah yang utama,” katanya.

Lebih lanjut, Dishub Bondowoso telah berkoordinasi dengan Satlantas Polres Bondowoso untuk menyiapkan skema rekayasa arus lalu lintas darurat. Skema ini akan diimplementasikan segera jika hasil asesmen PU Provinsi merekomendasikan adanya penutupan total atau pembatasan akses kendaraan di jembatan tersebut demi kepentingan perbaikan.

“Semua skema sudah kami siapkan. Jika nanti diperlukan perbaikan dan penutupan, maka rekayasa lalu lintas akan segera diterapkan sesuai hasil asesmen PU Provinsi,” pungkasnya. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow