Bondowoso Belum Laksanakan CKG Hari Ini, Ini Kendalanya

Dinkes Bondowoso masih menunggu kiriman bahan medis habis pakai (BMHP) hingga stik alat kesehatan dari Kemenkes.

10 Feb 2025 - 09:05
Bondowoso Belum Laksanakan CKG Hari Ini, Ini Kendalanya
Puskesmas Botolinggo saat laksanakan skrining baduta stunting beberapa waktu lalu (foto : IG Dinkes Bondowoso/SJP)

BONDOWOSO, SJP - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melaksanakan progam cek kesehatan gratis (CKG), hari ini (10/2/2025). Program tersebut dihadiahkan bagi masyarakat yang sedang berulang tahun. 

Program ini diluncurkan oleh Kemenkes sebagai bentuk apresiasi dan perhatian terhadap kesehatan masyarakat. Harapannya, mendorong kesadaran akan pentingnya menjaga kondisi kesehatan sejak dini. 

Terdapat 3 sasaran dalam program CKG ini, di antaranya, skrining bayi baru lahir, skrining balita dan anak pra sekolah serta skrining dewasa hingga lansia. 

Untuk masing-masing sasaran secara berurutan jumlah jenis pemeriksaannya yakni 6 pemeriksaan, 8 pemeriksaan, serta 20 pemeriksaan. 

Masyarakat Indonesia yang ingin memanfaatkan program CKG ini bisa dilakukan di puskesmas serta klinik yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.

Namun demikian, di Kabupaten Bondowoso, Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat dipastikan masih belum bisa melaksanakan program tersebut.

Pasalnya, Dinkes Bondowoso masih ada dalam tahap perencanaan. Selain itu, sedang melakukan persiapan pendataan dan menunggu kiriman bahan medis habis pakai (BMHP) hingga stik alat kesehatan untuk mendukung kegiatan PKG tersebut. 

Dikatakan Plt Kepala Dinkes Kabupaten Bondowoso, Agus Winarno, seluruh perlengkapan program CKG langsung disiapkan oleh pemerintah pusat. 

"Kita hanya melaksanakan, untuk perlengkapan kami masih menunggu kiriman dari Kemenkes," ujarnya, Senin (10/2/2025). 

Agus menerangkan, mekanisme pemanfaatan CKG ini bisa dinikmati oleh warga yang saat hari ulang tahunnya datang ke fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP), paling lambat 30 hari pasca ulang tahun. 

"Saat ini kami masih melakukan simulasi dan rapat kordinasi (rakor) bersama teman-teman di 25 puskesmas. Kami belum bisa pastikan kapan akan direalisasikan, kami usahakan bulan Februari atau paling lambat bulan Maret," pungkasnya. 

Untuk diketahui, skrining pada kategori bayi baru lahir, di antaranya, deteksi dini hormone tiroid bawaan, deteksi penyakit jantung bawaan, kekurangan enzim pelindung sel darah merah (G6PD), deteksi dini pertumbuhan anak, kekurangan hormon adrenal bawaan dan kelainan saluran empedu. 

Sedangkan bagi kategori balita dan anak pra sekolah, di antaranya, skrining tuberculosis, pemeriksaan pendengaran, penglihatan, kondisi gigi, darah atau thalassemia dan pemeriksaan diabetes melitus/gula darah tinggi.

CKG bagi remaja dan lansia, di antaranya, tekanan darah, kadar kolesterol, gula darah, pemantauan resiko kardiovaskular, fungsi paru untuk mendetrksi tuberculosis, deteksi dini kanker payudara, kanker leher rahim, kanker paru dan kanker usus.

Selain itu, pemeriksaan fungsi indra, kesehatan jiwa, kesehatan jantung, kesehatan hati, kesehatan geriatric, deteksi gangguan radiovaskular. Deteksi gangguan paru dan deteksi gangguan kanker. (*)

Editor: Rizqi Ardian 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow