Berkat Dukungan Koperasi Desa, Kabupaten Pasuruan Raih Dua Penghargaan di Surya Award 2025

Koperasi Wonokerto mampu mencatatkan omzet bulanan hingga Rp 200 juta dengan keuntungan bersih mencapai Rp 15 juta.

29 Nov 2025 - 09:00
Berkat Dukungan Koperasi Desa, Kabupaten Pasuruan Raih Dua Penghargaan di Surya Award 2025
Bupati Pasuruan saat menerima penghargaan terkait koperasi merah putih terbanyak (foto isbi/SJP)

PASURUAN, SJP — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan berhasil meraih dua penghargaan prestisius dalam ajang Surya Award 2025 berkat komitmen dan dukungan penuh terhadap Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KMMP). 

Kabupaten Pasuruan dinobatkan sebagai Daerah Koperasi Terbanyak sekaligus Daerah Omzet Koperasi Tertinggi di Jawa Timur.

Kedua predikat ini didasarkan pada data yang dikeluarkan oleh Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Jawa Timur per September 2025.

Penghargaan diserahkan secara langsung oleh Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Republik Indonesia (RI), Farida Farichah, kepada Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, dalam acara puncak peringatan HUT ke-36 Harian Surya. Acara tersebut berupa Talkshow bertajuk "Koperasi Merah Putih, Asta Cita dan Perekonomian Jatim" yang digelar di Dyandra Convention Center Surabaya pada Kamis (27/11/2025) sore.

Dalam sesi dialog interaktif, Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo yang karib disapa Mas Rusdi ini memaparkan progres nyata eksistensi Koperasi Merah Putih di wilayahnya.

"Legalitas usaha Koperasi Merah Putih di Kabupaten Pasuruan sudah tuntas semua. Sebagai contoh, Koperasi di Desa Wonokerto, Sukorejo, sudah berjalan selama dua bulan, sustain, dan membukukan keuntungan," ujar Rusdi.

Ia merinci bahwa Koperasi Wonokerto mampu mencatatkan omzet bulanan hingga Rp 200 juta dengan keuntungan bersih mencapai Rp 15 juta. 

Keberhasilan ini, menurutnya, didukung oleh lokasi Koperasi Desa yang strategis di pinggir jalan kabupaten serta penjualan kebutuhan dasar, termasuk pupuk bersubsidi.

Namun, Kepala Daerah juga mengakui adanya sejumlah tantangan yang menjadi fokus perhatian Pemerintah Kabupaten Pasuruan. 

Tantangan atau kendala utama terletak pada aspek permodalan yang sering kali mensyaratkan jaminan saat pengajuan pinjaman.

Kedua, banyak aset Koperasi Desa yang lokasinya kurang ideal, seperti berada di tengah sawah, atau menghadapi kendala faktor geografis di wilayah pegunungan.

Kendati demikian, Pemerintah Kabupaten Pasuruan berkomitmen untuk terus mendorong perkembangan Koperasi Merah Putih agar dapat berdiri di 24 Kecamatan dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Langkah ini diyakini mampu menjadi solusi efektif dalam pengendalian inflasi daerah.

"Saya optimistis, apabila Koperasi Merah Putih ini berdiri di seluruh wilayah, kita tidak perlu lagi melakukan Operasi Pasar untuk mengendalikan inflasi," tegasnya.

Bupati Rusdi menambahkan, peran Koperasi Merah Putih yang memotong jalur distribusi akan menjaga stabilitas harga. 

"Karena memang selain profit oriented, Koperasi ini juga mengutamakan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, terutama bahan makanan," pungkasnya.

Acara puncak Surya Award 2025 yang turut dihadiri oleh Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, juga memberikan penghargaan kepada Walikota Surabaya, Ery Cahyadi, serta sejumlah Kepala Daerah lainnya, termasuk Bupati Sidoarjo, Bupati Lamongan, Bupati Jember, Wakil Bupati Jombang, dan Wakil Bupati Gresik. (***) 

Editor: Syaiful Aries

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow