Perkuat Layanan Kesehatan, Pemkab Pasuruan dan UINSA Teken Adendum Kesepakatan Pengembangan RSUD Bangil

Kerja sama ini secara spesifik bertujuan menjadikan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bangil, sebagai fasilitas kesehatan (faskes) milik Pemerintah Daerah, mampu berkembang menjadi rumah sakit rujukan berkualitas dan bertransformasi menuju rumah sakit pendidikan utama.

29 Nov 2025 - 09:50
Perkuat Layanan Kesehatan, Pemkab Pasuruan dan UINSA Teken Adendum Kesepakatan Pengembangan RSUD Bangil
Bupati Pasuruan saat menandatangani adendum dengan uin sunan ampel (foto isbi/SJP)

PASURUAN, SJP — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan dan Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya memperkuat kerja sama dalam upaya peningkatan kualitas layanan kesehatan. 

Penguatan kemitraan ini ditandai dengan penandatanganan Adendum Kesepakatan yang berlangsung di Amphitheater Lantai 9 Gedung Terpadu Kampus Riverside, UIN Sunan Ampel Surabaya, pada Senin (24/11/2025).

Kerja sama ini secara spesifik bertujuan menjadikan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bangil, sebagai fasilitas kesehatan (faskes) milik Pemerintah Daerah, mampu berkembang menjadi rumah sakit rujukan berkualitas dan bertransformasi menuju rumah sakit pendidikan utama.

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, menyampaikan optimismenya bahwa kolaborasi dengan sivitas akademika UINSA akan membawa dampak signifikan.

"Kami mengapresiasi keterlibatan UINSA Surabaya dalam mendukung pengembangan pendidikan profesi kedokteran dan kepaniteraan klinik. Melalui kerja sama ini, kami berharap dapat meningkatkan kualitas tenaga medis di Kabupaten Pasuruan, sekaligus memastikan layanan kesehatan berbasis pengetahuan dan keterampilan terbaik," tegas Rusdi.

Bupati juga menekankan pentingnya bagi RSUD Bangil untuk memanfaatkan kemitraan ini guna memperkuat kemampuan layanan spesialistik dan sub-spesialistik. 

Hal ini sejalan dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) medis dan pengembangan fasilitas pendukung.

"Adendum Kesepakatan bersama antara Pemkab Pasuruan dan UIN Sunan Ampel Surabaya ini menekankan pentingnya pendidikan profesi kedokteran dan penelitian untuk memperkuat pelayanan kesehatan di daerah. Ini juga memastikan rumah sakit kita siap memenuhi standar RS berbasis kompetensi," bebernya. 

Bupati Rusdi meyakini bahwa kerja sama ini merupakan langkah awal yang krusial untuk menjadikan RSUD Bangil sebagai rumah sakit pendidikan.

"Semoga dengan ini pelayanan kita semakin baik dan tahun depan RSUD Bangil akan menjadi RSUD pendidikan, kami berkomitmen untuk itu," ungkapnya. 

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Pasuruan juga mengungkapkan rencana pembangunan proyek skala kecil berupa Klinik Pesantren sebagai percontohan di salah satu pondok pesantren di Kabupaten Pasuruan. Pembangunan ini bertujuan untuk mewujudkan pengelolaan fasilitas kesehatan yang lebih baik.

Menanggapi usulan Rektor UINSA mengenai pemberian beasiswa, Bupati Rusdi menyatakan kesiapan Pemerintah Kabupaten Pasuruan untuk menjalin kerja sama dalam menyediakan beasiswa bagi putra/putri terbaik daerah agar dapat menempuh pendidikan di program studi kedokteran.

"Terkait dengan beasiswa untuk kuliah di UINSA, akan kami usahakan dan kami kompetisikan agar seleksinya transparan," ujar Bupati Pasuruan.

Selain itu, ia juga menawarkan dukungan infrastruktur UINSA. Artinya, jika ada keinginan untuk membangun kampus ketiga di Kabupaten Pasuruan, pihaknya akan bantu untuk menyiapkan lahan.

Penandatanganan Adendum Kesepakatan ini merupakan tindak lanjut dari kerja sama sebelumnya antara RSUD Bangil dengan Fakultas Kedokteran UINSA terkait bidang kesehatan. (***) 

Editor: Syaiful Aries

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow