Belum Ditemukan, Pencarian Warga Madura yang Hilang di Sungai Sampean Bondowoso Diperluas
Pencarian warga Madura yang diduga hanyut di Sungai Sampean, Bondowoso, masih berlangsung. Tim SAR gabungan bersama BPBD dan Basarnas menyisir aliran sungai hingga Dam Sampean Baru, namun korban belum ditemukan hingga hari pertama operasi.
BONDOWOSO, SJP – Tim SAR gabungan kembali melanjutkan upaya pencarian warga asal Madura yang dilaporkan hilang diduga hanyut di Sungai Sampean, Kabupaten Bondowoso, Jumat (23/1/2026). Namun hingga pencarian hari pertama berakhir, korban belum juga ditemukan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Bondowoso, Kristianto Putro Prasojo, menyampaikan, pencarian melibatkan BPBD Bondowoso, Basarnas Jember dan Banyuwangi, TNI-Polri, pemerintah desa, relawan SAR, serta warga setempat.
“Pencarian dilakukan dengan menyisir aliran Sungai Sampean dari titik awal hingga Dam Sampean Baru menggunakan perahu rafting,” kata Kristianto.
Ia menjelaskan, operasi pencarian hari pertama dimulai pukul 12.17 WIB dan dihentikan sementara pada pukul 15.00 WIB. Selain penyisiran sungai, tim juga memetakan titik-titik yang biasa digunakan warga untuk beraktivitas dan menyeberang sungai.
Terkait kendala, Kristianto menyebutkan tidak ada hambatan teknis yang berarti selama proses pencarian. Kondisi cuaca di wilayah Kecamatan Taman Krocok terpantau berawan dan relatif aman.
“Secara umum kendala nihil. Namun karena luasnya area pencarian dan derasnya arus sungai, pencarian membutuhkan waktu dan kehati-hatian ekstra,” ujarnya.
Kristianto menegaskan, operasi SAR akan kembali dilanjutkan pada Sabtu (24/1/2026) pagi dengan penambahan personel dan pembagian sektor pencarian.
“Tim SAR gabungan akan dibagi menjadi dua SRU untuk memperluas area penyisiran. Kami juga menambah personel dari relawan SAR OPA dan FAJI Jember,” tambahnya.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, korban diketahui bernama Adi Yanto alias Pak Linda (45), warga Dusun Tajjan, Desa Bungbungan, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, Madura. Korban dilaporkan hilang sejak Kamis (22/1/2026).
Berdasarkan keterangan keluarga, korban datang ke Bondowoso untuk mengunjungi orang tua dan anaknya yang tinggal di Desa Gentong, Kecamatan Taman Krocok. Pada Kamis pagi sekitar pukul 07.00 WIB, korban berpamitan pergi ke sawah menyusul menantunya di wilayah Kecamatan Tapen.
Korban diduga menempuh perjalanan dengan cara berenang mengikuti aliran Sungai Sampean Baru. Namun hingga siang hari, korban tidak kunjung tiba di lokasi sawah. Setelah dilakukan pencarian mandiri oleh keluarga dan warga sekitar, kejadian tersebut dilaporkan ke BPBD Bondowoso. (*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

