Bank Jatim Tingkatkan Sinergi Anggota KUB lewat Sharing Session di Bidang Human Capital

Kegiatan sharing session untuk meningkatkan sinergi antara anggota Kelompok Usaha Bank (KUB). Khususnya di bidang human capital dalam menciptakan sinergi yang efektif dalam KUB

21 Feb 2025 - 22:12
Bank Jatim Tingkatkan Sinergi Anggota KUB lewat Sharing Session di Bidang Human Capital
Bank Jatim menggelar kegiatan sharing session human capital antar-anggota KUB menunjukkan peran aktif Bank Jatim dalam mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. (Foto: humas bakjatim/SJP).

SURABAYA, SJP -  PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) menggelar kegiatan sharing session untuk meningkatkan sinergi antara anggota Kelompok Usaha Bank (KUB). Khususnya di bidang human capital

Acara yang berlangsung pada Jumat (21/2/2025) di Hotel Bumi Surabaya itu dibuka secara resmi oleh Direktur Kepatuhan Bank Jatim, Umi Rodiyah.

Dalam kesempatan tersebut, Umi menyampaikan, kegiatan ini bertujuan untuk menyamakan persepsi dan memberikan pengetahuan tambahan bagi peserta mengenai sinergi di antara anggota KUB. Khususnya dalam hal pengelolaan sumber daya manusia (SDM).

"Harapannya, kita semua dapat menyamakan persepsi terkait beberapa hal. Antara lain tentang penentuan KPI (key performance indicator) untuk pengurus, unit kerja, dan individu. Bank Jatim ingin menciptakan standarisasi di antara lima bank anggota KUB yang bergabung dengan Bank Jatim," ujar Umi, Jumat (21/2/2025).

Pembahasan Fokus pada 6 Komponen Kunci Human Capital

Dalam sesi sharing tersebut, terdapat berbagai topik yang dibahas. Di antaranya blueprint human capital, KPI pengurus, unit kerja dan individu, punishment, remunerasi dan pengembangan karier, kamus kompetensi, serta sinergi human capital untuk meningkatkan kolaborasi antaranggota KUB.

Kegiatan yang juga turut dihadiri jajaran SEVP beserta vice president human capital Bank Jatim sebagai salah satu pemateri dari keenam komponen tersebut dianggap sangat penting untuk menciptakan sinergi yang efektif dalam KUB. Sehingga setiap bank anggota dapat beroperasi dengan standar yang sama.

Umi menambahkan, sharing session ini juga merupakan bagian dari upaya mewujudkan sinergi dalam KUB.

"Kami berharap tidak ada ketimpangan ilmu di antara kami. Sehingga bersama-sama kita dapat menjadi bank yang lebih besar," terangnya.

Menurutnya, saat ini Bank Jatim jadi bagian transformasi langkah strategis dalam KUB. Bank Jatim kini menjadi perusahaan induk bagi lima Bank Pembangunan Daerah (BPD) melalui KUB yang terdiri dari Bank NTB Syariah, Bank Lampung, Bank NTT, Bank Banten, dan Bank Sultra.

Seiring dengan pelaksanaan aksi korporasi KUB, Bank Jatim juga tengah mempersiapkan diri dengan melakukan transformasi dalam lima pilar fundamental bisnis perseroan.

Kelima pilar tersebut mencakup peningkatan keunggulan di bidang human capital, penguatan struktur organisasi untuk menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman, serta sinkronisasi prosedur yang lebih adaptif, namun tetap berpegang pada prinsip kehati-hatian.

Selain itu, Bank Jatim juga fokus pada peningkatan pemanfaatan teknologi informasi dan penyertaan modal untuk kebutuhan pembentukan KUB.

Dijelaskannya, komitmen terhadap pertumbuhan berkelanjutan sebagai bank yang terus berinovasi, Bank Jatim berhasil menunjukkan kinerja yang solid.

Berdasarkan catatan kinerja positif, Bank Jatim terus menunjukkan pertumbuhan pada periode November 2024. Aset Bank Jatim tercatat mencapai Rp 109,09 triliun dengan penyaluran kredit sebesar Rp 63,90 triliun dan penghimpunan dana pihak ketiga mencapai Rp 87,96 triliun. Bank Jatim juga berhasil mencatatkan laba sebesar Rp 1,02 triliun.

Selain itu, layanan keuangan berkelanjutan dari Jconnect juga mencatatkan prestasi dengan jumlah pengguna mencapai 811.575 pada November 2024.

"Hal ini menunjukkan peran aktif Bank Jatim dalam mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan melalui inovasi layanan keuangan yang terus berkembang," cetusnya.

Olehnya, dengan komitmen kuat untuk terus memberikan nilai tambah bagi para pemegang saham, Bank Jatim menunjukkan bahwa BPD dapat bersaing di level nasional sambil memperkuat pertumbuhan bisnisnya.

Melalui kegiatan sharing session ini, lanjutnya Bank Jatim semakin memperkuat sinergi antaranggota KUB, terutama dalam pengelolaan human capital.

"Dengan berbagai inisiatif strategis yang dilaksanakan, Bank Jatim semakin siap untuk menjalankan perannya sebagai pemimpin dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan," pungkasnya. (***)

Editor: Ali Wafa

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow