Tekan Stunting dan Kematian Ibu, Bupati Fawait Ajak Siswa Kencong Jadi Duta Pencegah Pernikahan Dini

Data kesehatan yang menunjukkan bahwa Kabupaten Jember masih menghadapi tantangan besar. Berdasarkan data, angka stunting di Jember menjadi yang tertinggi di Jawa Timur.

22 Nov 2025 - 13:26
Tekan Stunting dan Kematian Ibu, Bupati Fawait Ajak Siswa Kencong Jadi Duta Pencegah Pernikahan Dini
Bupati Jember dalam acara Bunga Desaku di Kecamatan Kencong. (Ulum/SJP)

JEMBER,SJP– Bupati Jember, Muhammad Fawait, mengajak ratusan pelajar di Kecamatan Kencong untuk aktif mengampanyekan pencegahan pernikahan dini. Ajakan ini disampaikan Bupati Fawait saat memimpin Apel Siswa di SMPN 1 Kencong, Sabtu (22/11/2025).

Menurut Fawait, pelibatan siswa sangat krusial mengingat tingginya dampak pernikahan dini terhadap masalah kesehatan masyarakat di Jember.

“Siswa ini harus membantu kami untuk mengkampanyekan pencegahan pernikahan dini,” kata Bupati Fawait di hadapan para pelajar.

Bupati yang karib disapa Gus Fawait itu memaparkan data kesehatan yang menunjukkan bahwa Kabupaten Jember masih menghadapi tantangan besar. Berdasarkan data, angka stunting di Jember menjadi yang tertinggi di Jawa Timur. 

Selain itu, angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB) juga masih berada di level yang tinggi.

“Jember angka stunting masih tertinggi di Jatim. Angka kematian ibu dan bayi juga tertinggi,” ujarnya.

Gus Fawait menjelaskan, salah satu akar masalah tingginya angka tersebut adalah usia ibu yang melahirkan masih terlalu muda atau belum siap secara medis. Kondisi ini erat kaitannya dengan tingginya kasus pernikahan dini.

“Karena banyak yang melahirkan usianya belum sesuai, alias banyak pernikahan dini. Maka dari itu, ayo cegah pernikahan dini,” paparnya.

Ia menambahkan, kehamilan pada usia 16 hingga 17 tahun memiliki risiko yang sangat tinggi. "Kalau usianya 16-17, itu risikonya tinggi. Kalau tidak ibunya, ya nanti bayinya yang stunting," tegasnya. 

Di akhir sambutannya, Gus Fawait berpesan agar para siswa memprioritaskan pendidikan setinggi-tingginya. Ia meyakinkan bahwa bagi siswa yang terkendala biaya untuk melanjutkan kuliah, Pemkab Jember telah menyediakan program beasiswa.

“Jadi ayo tempuh pendidikan setinggi-tingginya. Raih mimpi kalian semua,” pungkasnya. (***) 

Editor: Syaiful Aries

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow