Bank Jatim Terima Penghargaan atas Kontribusi CSR Peduli Penyandang Disabilitas Penerima Manfaat

Penyaluran CSR bankjatim ini merupakan implementasi dari perusahaan yang menyadari bahwa keuntungan Bank Jatim berasal dari masyarakat dan tentu akan kembali lagi untuk masyarakat.

05 Dec 2024 - 22:28
Bank Jatim Terima Penghargaan atas Kontribusi CSR Peduli Penyandang Disabilitas Penerima Manfaat
Apresiasi penghargaan dari pemprov jatim kepada bankjatim di momentum perayaan puncak Hari Disabilitas Internasional di Jawa Timur yang dibarengi dengan banyak kegiatan yang melibatkan penyandang disabilitas. (Foto: humas bankjatim/SJP)

PASURUAN, SJP - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur (Bank Jatim) terima penghargaan dari pemerintah provinsi Jawa timur atas kolaborasi pelaksanaan program- program sosial sebagai BUMD (Badan Usaha Milik Daerah).

Penghargaan tersebut diserahkan oleh Pj Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono bersama Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, Restu Novi Widiani, dan diterima oleh Direktur Manajemen Risiko Bank Jatim, Eko Susetyono yang bertepatan momentum puncak peringatan hari Disabilitas Internasional bertempat di Expo Center Taman Dayu, Pasuruan, Rabu (5/12/2024). 

Direktur Manajemen Risiko Bank Jatim, Eko Susetyono menyampaikan kontribusi positif perusahaan melalui penyaluran Corporate Social Responsibility (CSR) yang secara rutin diberikan kepada penerima manfaat yakni masyarakat di berbagai wilayah, tidak hanya di sekitar Surabaya, tetapi juga hingga pelosok - pelosok Jawa Timur.

Eko juga ucap terima kasih atas diberikannya apresiasi penghargaan kepada Bank Jatim. Sebab, yang dilakukan lewat penyaluran CSR Bank Jatim ini merupakan implementasi dari perusahaan yang menyadari bahwa keuntungan Bank Jatim berasal dari masyarakat dan tentu akan kembali lagi untuk masyarakat.

"Kami mengucapkan terima kasih sebesar - besarnya melalui CSR Bank Jatim juga sekaligus wujud implementasi melalui berbagai kegiatan sosial yang menyentuh seluruh sektor, mulai dari pendidikan, lingkungan hidup, hingga kesehatan," bebernya.

Sebab, sambung Eko, terhadap CSR merupakan investasi Bank Jatim untuk mendukung terciptanya pembangunan berkelanjutan (sustainable development).

"Penerapan program CSR Bank Jatim juga merupakan salah satu bentuk implementasi dari konsep tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance)," tuturnya.

Mendatang, ucap Eko keberadaan Bank Jatim berkomitmen untuk terus menjalankan tanggung jawab sosial perusahaan dengan harapan dapat terus berkontribusi untuk kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur.

"Selain itu, kami juga sangat mengapresiasi perayaan puncak Hari Disabilitas Internasional di Jawa Timur yang dibarengi dengan banyak kegiatan yang melibatkan penyandang disabilitas," ucapnya.

Artinya, optimistis Eko bagi anak-anak disabilitas bisa semakin mengasah kemampuan dan kreativitas yang dimiliki, sehingga mendatang dapat membangun rasa percaya diri yang semakin kuat.

Tak ketinggalan, lanjutnya tema pada momentum hari disabilitas tahun 2024 ini mengangkat tema memperkuat kepemimpinan penyandang Disabilitas untuk masa depan yang inklusif dan berkelanjutan.

Pada kesempatan tersebut, Adhy Karyono berpesan dan memberikan imbauan kepada masyarakat, dunia usaha, dan semua pihak untuk tidak hanya memberikan akses dan kesempatan seluas-luasnya kepada penyandang disabilitas.

"Tetapi juga memberi kesempatan kepada mereka untuk menjadi pemimpin di berbagai tingkat dan sektor," dorongnya.

Dia menegaskan bahwa kapasitas dan kemampuan setiap penyandang disabilitas setara dengan orang lain, imbuhnya.

"Nah, untuk memberikan kesetaraan, dibutuhkan peningkatan fasilitas bagi penyandang disabilitas. Itulah mengapa Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus mewujudkan pembangunan inklusif yang berkelanjutan melalui berbagai program, seperti Asistensi Sosial Penyandang Disabilitas (ASPD) dengan total nilai bantuan Rp 14,4 miliar, yang menyasar prioritas 4.000 penyandang disabilitas berat," urainya.

Selanjutnya, tujuan program ASPD ini berupa bantuan sosial untuk pemenuhan tambahan nutrisi dan terapi sebagai upaya peningkatan taraf kesejahteraan sosial penyandang disabilitas yang derajat kedisabilitasannya tidak dapat direhabilitasi. (***)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow