Bangunan Tua di Kota Blitar Roboh Imbas Gempa Pacitan

Meski menimbulkan kerusakan material, dipastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

06 Feb 2026 - 09:00
Bangunan Tua di Kota Blitar Roboh Imbas Gempa Pacitan
Petugas BPBD saat melakukan pembersihan di lokasi. (Foto : Ninda Kinanti)

KOTA BLITAR, SJP — Sebuah bangunan tua yang terletak di Jalan Mastrip, Kelurahan Kepanjenkidul, Kota Blitar, dilaporkan roboh pada Jumat (6/2/2026) dini hari. Insiden ini terjadi sekitar 30 menit setelah gempa bumi yang berpusat di Pacitan mengguncang wilayah tersebut pada pukul 01.00 WIB.

Material bangunan yang runtuh menimpa area halaman rumah warga yang difungsikan sebagai kafe. 

Meski menimbulkan kerusakan material, dipastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Pemilik kafe, Cornelius Marcelino Wijaya (26), menuturkan bahwa getaran gempa dirasakan sangat kuat di lokasi kejadian. 

Saat peristiwa berlangsung, aktivitas kafe telah berakhir, namun sejumlah karyawan masih berada di area belakang bangunan.

"Awalnya terdengar suara retakan kayu dan tembok. Tidak lama setelah gempa mereda, atap bangunan tua tersebut roboh dan langsung menimpa kanopi kafe kami," ujar Cornelius saat dikonfirmasi di lokasi kejadian, Jumat (6/2/2026).

Ia menambahkan bahwa para pegawainya sempat berada di area depan sesaat setelah gempa, namun berhasil menyelamatkan diri sebelum struktur atap benar-benar runtuh total.

Kerusakan utama terjadi pada fasilitas luar ruangan kafe, termasuk sistem pencahayaan dan kanopi permanen. Berdasarkan estimasi awal, kerugian yang dialami pemilik kafe mencapai jutaan rupiah.

Kerusakan berada pada anopi, instalasi lampu hias, dan furnitur luar ruang, estimasi kerugian sekitar Rp5.000.000.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Blitar, Agus Suherli, menyatakan bahwa bangunan yang roboh tersebut merupakan struktur lama yang sudah tidak berpenghuni dalam jangka waktu cukup lama. Kondisi fisik bangunan yang rapuh diduga tidak mampu menahan guncangan gempa.

"Personel BPBD telah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan evakuasi material reruntuhan. Fokus kami saat ini adalah pembersihan area agar aktivitas warga sekitar dapat kembali normal," tegas Agus.

Hingga berita ini diturunkan, tim reaksi cepat masih melakukan pendataan lebih lanjut terkait dampak kerusakan bangunan lain di sekitar lokasi guna mengantisipasi adanya reruntuhan susulan. (*) 

Editor: Syaiful Aries

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow