Awas! Ada Penipuan Modus Tukar Uang Koin di Kota Blitar

Salah satu warga Kota Blitar bernama Mei, seorang perempuan pemilik toko pakan ternak di Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar menjadi korban penipuan dengan modus tukar uang koin. Akibatnya, ia mengalami kerugian hampir Rp1,5 juta.

21 Oct 2025 - 19:31
Awas! Ada Penipuan Modus Tukar Uang Koin di Kota Blitar
Rekaman kamera CCTV, saat pelaku penipuan tukar uang koin di Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar. (Foto:dok/Istimewa)

KOTA BLITAR, SJP - Aksi dugaan penipuan dengan modus tukar uang koin terjadi di sebuah toko pakan ternak di Jalan Ir. Soekarno, Kelurahan Bendogerit, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar.

Saat ditemui, pemilik toko bernama Mei mengatakan, kejadian itu pada Sabtu (18/10/2025) sekira pukul 15.21 WIB. Dia didatangi oleh dua orang laki-laki yang menawarkan penukaran uang koin berbagai pecahan.

"Awalnya itu ada dua laki-laki datang, menawarkan "mau tukar uang koin?". Awalnya bingung, tapi akhirnya saya tidak apa-apa," kata dia, Selasa (21/10/2025).

Mei menceritakan bahwa dirinya sempat merasa ragu dengan tawaran dua laki-laki tersebut. Pasalnya, selama ini ia sering melihat di media sosial Facebook tentang aksi penipuan dengan modus tukar uang koin.

Akhirnya, ia pun menyetujui tawaran dua laki-laki tersebut dan Mei beranggapan bahwa keduanya tidak akan menipu. Karena, saat itu kondisi tokonya sedang ramai orang.

"Awalnya ragu, tapi akhirnya iya juga. Karena saya pikir nggak akan menipu, soalnya disini banyak orang, ramai dan saya merasa aman," terangnya.

Setelah menyetujui tawaran dua laki-laki tersebut, pelaku menata dan menghitung uang koin dan menyebutkan totalnya senilai Rp2.160.000. Lalu, Mei menyerahkan yang tunai sejumlah yang disampaikan pelaku.

Mei baru menyadari, saat kedua laki-laki itu pergi dari tokonya. Ia curiga dan menghitung uang koinya, yang ditukar jumlahnya hanya senilai Rp680.000.

"Setelah tak hitung lagi cuma Rp680 ribu. Ya kerugian saya kurang lebih Rp1,4 juta atau hampir Rp1,5 juta," ujar dia.

Mei menambahkan bahwa peristiwa yang baru pertama kali menimpa dirinya ini tidak dilaporkan ke polisi. Ia hanya berharap masyarakat lebih waspada terhadap penipuan dengan modus serupa. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow