Awal Ramadan, Produsen Kue Kering Mawar Jadul Khas Blitar Sudah Banjir Pesanan
Produsen kue kering mawar jadul khas Blitar sudah mulai banjir pesanan di momen awal ramadan 2025/1446 H.
KOTA BLITAR, SJP - Meski masih di awal Ramadan, produsen kue kering mawar jadul khas Blitar sudah mulai banjir pesanan. Hal itu, terlihat di rumah produksi kue kering mawar jadul milik Susilorini (56) warga Kelurahan Pakunden Kecamatan Sukorejo Kota Blitar.
Nampak, pada sabtu (1/3/2025) ia sudah mulai menyusun rapi pesanan kue kering mawar jadul khas Blitar dalam kemasan toples dan mika plastik. Sementara, beberapa karyawannya tengah sibuk memproduksi kue kering mawar jadul khas Blitar.
Saat ditemui di rumahnya, Susilorini mengaku sudah mulai memproduksi kue kering mawar jadul sejak satu bulan yang lalu. Di awal Ramadan ini, ia sudah mendapatkan pesanan kue kering mawar jadul sebanyak 70 kilogram.
"Kami memang sengaja memproduksi lebih awal, satu bulan sebelum puasa. Karena, tahun lalu pesanan itu membludak, dan saya sangat kewalahan," ucapnya, Sabtu (1/3/2025).
Kue kering mawar jadul khas Blitar buatan ibu dengan tiga orang anak ini, memang menjadi primadona pelanggannya. Hal ini dibuktikan dengan jumlah pesanan yang terus mengalami peningkatan saat momen Ramadan dan Idulfitri.
Susilorini menyebut ada dua jenis kue kering yang menjadi favorit pelanggannya, yakni kue kering mawar jadul orisinil dan kue kering mawar sagu keju.
"Yang dua itu jadi best seller nya, dan tahun ini kami mencoba membuat beberapa varian baru. Seperti kue mawar warna wani, lidah kucing dan lain sebagainya," katanya.
Khusus untuk mempersiapkan pesanan Ramadan dan Lebaran, Susilorini menambah jumlah pekerja atau karyawan yang memproduksi kue kering mawar jadul khas Blitar. Kini, sudah ada 20 orang yang memproduksi kue kering di rumahnya.
Bahkan, ia juga mengatur jam kerja produksi kue kering mawar jadul khas Blitar. Dalam satu hari, dibagi menjadi dua shift, yakni shift pagi hingga siang dan shift sore hingga malam.
"Pesanannya itu dari lokal Blitar, dan ada beberapa dari luar kota sampai luar pulau. Kebetulan saya juga punya teman disana," terangnya.
Harga jual kue kering mawar jadul khas Blitar juga bervariasi mulai dari Rp 45.000 - Rp 75.000 per kemasan 400 gram dan 500 gram.
Ia memperkirakan pesanan kue kering mawar jadul khas Blitar akan mengalami peningkatan di pertengahan bulan Ramadan nanti. Dimana, untuk saat ini pesanan yang sudah masuk sebanyak 50 pesen.
"Kalau pemasaran yang saya lakukan secara offline dan juga online. Kalau pembeli sudah langganan biasanya langsung datang ke rumah," tandasnya. (*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

