Antrean BBM Mengular di Jember, Bupati Pastikan Stok Aman dan Minta Warga Tidak Panik

Stok Pertalite di Jember mencapai 580 ton, sementara stok Pertamax tersedia sebanyak 279 ton.

06 Mar 2026 - 06:00
Antrean BBM Mengular di Jember, Bupati Pastikan Stok Aman dan Minta Warga Tidak Panik
Bupati Jember, Muhammad Fawait. (Ulum/SJP)

JEMBER, SJP – Fenomena antrean kendaraan mengular terjadi di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Jember. Menanggapi situasi tersebut, Bupati Jember Muhammad Fawait segera menggelar rapat daring bersama pihak Pertamina untuk memastikan ketersediaan stok BBM di wilayahnya.

Bupati menyatakan langsung melakukan koordinasi sesaat setelah mendarat di Surabaya usai menjalani ibadah umrah. Langkah ini diambil setelah ia menerima laporan mengenai aksi pembelian BBM dalam skala besar oleh masyarakat.

"Baru landing di Surabaya, kami mendapat kabar pembelian BBM besar-besaran. Nah ini kita perlu bahas, apakah memang kebutuhan BBM masyarakat Jember ini meningkat," ujar Fawait, Kamis (5/3/2026) malam.

Ia menengarai bahwa antrean panjang ini dipicu oleh kekhawatiran warga terhadap situasi geopolitik global, khususnya konflik di Timur Tengah yang dikhawatirkan mengganggu jalur perdagangan energi, bukan karena adanya peningkatan permintaan riil.

"Ini sepertinya karena panic buying dari masyarakat karena perang Iran vs Israel sehingga ditutupnya jalur perdagangan internasional," tuturnya.

Di sisi lain, Sales Branch Manager Pertamina, Andi Reza, menegaskan bahwa operasional seluruh SPBU di Jember berjalan normal. Ia mengimbau masyarakat agar tidak panik lantaran pasokan BBM saat ini dalam kondisi melimpah.

"Untuk SPBU di Jember melakukan operasional secara normal. Penyaluran secara aman dan stok sangat aman. Maka masyarakat Jember ini jangan sampai *panic buying*. Sekali lagi, supply dan stok BBM ini masih aman dan normal," ungkap Andi.

Ia merinci bahwa saat ini stok Pertalite di Jember mencapai 580 ton, sementara stok Pertamax tersedia sebanyak 279 ton.

Senada dengan Pertamina, Ketua Hiswana Migas DPC Besuki, Ikbal Wilda Fardana, meminta warga tetap tenang. Menurut pantauannya, distribusi BBM dari depo menuju SPBU berjalan sangat lancar tanpa kendala.

"Pasokan BBM di wilayah Jember saat ini masih aman. Bahkan, di beberapa SPBU cadangan BBM masih tersedia hingga 14 ribu liter. Dengan jumlah tersebut, masyarakat tidak perlu khawatir akan potensi kelangkaan dalam waktu dekat," jelas Ikbal.

Ikbal juga memperingatkan bahwa perilaku panic buying justru akan merugikan masyarakat karena dapat memicu kelangkaan semu di lapangan.

"Jika masyarakat membeli secara berlebihan, itu justru menciptakan masalah baru. Belilah sesuai kebutuhan saja. Kami juga meminta pengelola SPBU lebih selektif dalam melayani pembelian dalam jumlah besar agar distribusi tetap merata," tandasnya.

Sebagai informasi, antrean kendaraan mulai terlihat mengular sejak pukul 19.30 WIB di sejumlah titik, antara lain SPBU Jalan Ahmad Yani, Jalan Gajah Mada, dan wilayah Mangli. Hingga saat ini, kepadatan di beberapa SPBU tersebut dilaporkan belum terurai, termasuk di wilayah Jember bagian selatan dan barat. (***) 

Editor: Syaiful Aries

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow