Angkat Isu Keadilan Pajak, ADVANCE 2026 Sinergikan IAI Muda dan Universitas Ciputra Wujudkan Akuntansi Keberlanjutan
Dalam ADVANCE 2026, isu keadilan pajak diangkat secara eksplisit melalui Tax Competition, mahasiswa ditantang untuk menganalisis dan merumuskan gagasan tentang peran pajak dalam menciptakan pembangunan ekonomi yang adil dan merata.
SURABAYA, SJP - Profesi akuntan tidak lagi cukup dipahami sebatas penyusun laporan keuangan. Di tengah ketimpangan ekonomi dan tantangan pembangunan, akuntansi dituntut hadir sebagai instrumen yang mampu mendorong keadilan sosial, termasuk melalui sistem perpajakan yang adil dan berkelanjutan.
Isu tersebut menjadi salah satu poin yang diangkat dalam ADVANCE 2026 (Accounting Due Verifiability & Tax Competition) yang digelar di Universitas Ciputra Surabaya, Sabtu (7/2/2026).
Kompetisi nasional itu mengangkat tema yang menarik, yakni tentang keadilan pajak sebagai fondasi pembangunan inklusif, sekaligus menegaskan peran strategis akuntan dalam menjaga integritas fiskal.
Mengusung tema besar “Fiscal and Accounting Integrity for a Sustainable Future”, ADVANCE 2026 menjadi bagian dari rangkaian Seminar Nasional ACCRUED 2026 (Accounting Competition and Remarkable Discussion) yang akan diselenggarakan pada 14 Februari 2026 mendatang.
Sebagai informasi, kegiatan tersebut merupakan program tahunan Anggota Muda Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) Wilayah Jawa Timur.
Ratusan mahasiswa akuntansi dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia mengikuti rangkaian kompetisi, meliputi diskusi, presentasi, hingga adu gagasan. Hal itu mencerminkan tingginya perhatian generasi muda terhadap isu keadilan pajak dan akuntansi keberlanjutan.
Ketua Accounting Student Union (SU) Universitas Ciputra Surabaya, Nicholas Chang, menegaskan bahwa ADVANCE 2026 tidak sekadar kompetisi akademik, melainkan ruang pembelajaran yang relevan dengan persoalan nyata di masyarakat.
"Sinergi dengan IAI Muda melalui ADVANCE 2026 ini memberikan ruang belajar yang hidup. Mahasiswa tidak hanya berkompetisi, tetapi juga diajak memahami bagaimana integritas fiskal dan akuntansi keberlanjutan berdampak langsung bagi masyarakat," ucap Nicholas, Sabtu (7/2/2026).
Dalam ADVANCE 2026, isu keadilan pajak diangkat secara eksplisit melalui Tax Competition bertema “Tax Justice for Inclusive Development”. Kompetisi itu diikuti 67 tim, masing-masing beranggotakan tiga mahasiswa, yang ditantang untuk menganalisis dan merumuskan gagasan tentang peran pajak dalam menciptakan pembangunan ekonomi yang adil dan merata.
Selain itu, adapun Essay Competition yang diikuti 72 tim mahasiswa mengusung tema “From Numbers to Impact: Strengthening Accounting’s Role in Building a Sustainable Future”. Melalui kompetisi tersebut, mahasiswa diajak melihat akuntansi sebagai alat strategis yang mampu memberi dampak sosial dan ekonomi, bukan sekadar pencatatan angka.
Universitas Ciputra Surabaya kembali dipercaya sebagai tuan rumah penyelenggaraan kegiatan tersebut. Kegiatan ini berada di bawah koordinasi Accounting Student Union Universitas Ciputra dengan pendampingan dosen pembina kemahasiswaan, Luky Patricia Widianingsih.
Menurut Luky, ADVANCE 2026 menjadi contoh konkret bagaimana kegiatan kemahasiswaan dapat membentuk pola pikir akuntan masa depan yang kritis dan solutif.
"Kegiatan ini menjadi contoh yang baik dalam membentuk pola pikir mahasiswa agar lebih kritis, relevan dengan perkembangan profesi akuntan saat ini, dan berorientasi pada solusi," ucap Luky.
Ia juga menekankan bahwa kolaborasi lintas perguruan tinggi yang terbangun dalam kegiatan ini memiliki dampak yang jauh lebih luas.
"Kegiatan ini juga merupakan bukti bahwa kolaborasi dan sinergi para mahasiswa lintas universitas mampu menjadi kekuatan dalam memberikan impact dan manfaat besar bagi masyarakat," jelasnya.
ADVANCE 2026 diikuti mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi ternama, mencerminkan meningkatnya kesadaran mahasiswa terhadap isu integritas fiskal dan keadilan pajak.
Bagi Nicholas, keadilan pajak merupakan isu krusial yang harus dipahami sejak dini oleh calon akuntan, karena berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat dan keberlanjutan ekonomi nasional.
"Harapan kami, mahasiswa yang terlibat dalam ADVANCE dan ACCRUED dapat membawa nilai integritas, keadilan, dan keberlanjutan ke dunia profesional, sehingga ilmu yang mereka miliki benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat luas," pungkas Nicholas.
Melalui ADVANCE 2026, IAI Muda Wilayah Jawa Timur bersama Universitas Ciputra Surabaya menegaskan komitmennya dalam menyiapkan generasi akuntan yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga peka terhadap persoalan keadilan pajak dan tantangan sosial ekonomi di masa depan. (*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

