Angka Penyembelihan Hewan Kurban di Gresik Naik 2 Persen, Capai 14.552 Ekor
Kabupaten Gresik, Jawa Timur, menjadi salah satu pasar besar bagi hewan kurban saat perayaan Idul Adha. Tahun ini penyembelihan hewan kurban tercatat meningkat sebesar 2 persen.
GRESIK, SJP — Dinas Pertanian Kabupaten Gresik mencatat adanya kenaikan penyembelihan hewan kurban tahun ini mencapai 14.552 ekor. Dari pencatatan dari Rumah Pemotongan Hewan (RPH), Masjid, hingga musala se-Kabupaten Gresik penyembelihan hewan kurban itu diprediksi naik dua persen dari tahun sebelumnya.
Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian Gresik, Viki Mustofa, mengatakan, jumlah total penyembelihan hewan kurban tahun 2024 sebanyak 14.255 ekor.
"Tahun ini diprediksi teman-teman di lapangan peningkatan ada naik tipis dua persen dari tahun lalu," kata Viki, Sabtu (7/6/2025).
Viki menyampaikan, angka kenaikan penyembelihan hewan kurban itu menjadi tanda bahwa daya beli dan perekonomian masyarakat meningkat. Apalagi menurut dia, hewan kurban ini bukan merupakan bahan pokok dan hanya kewajiban bagi yang mampu.
Ia juga menyebut, kenaikan angka penyembelihan hewan kurban tahun ini menandakan keimanan masyarakat Kabupaten Gresik meningkat.
"Jadi menandakan ekonomi dan keimanan masyarakat meningkat. Maka dari itu Gresik identik dengan sebutan kota santri," jelasnya.
Lanjut Viki, jumlah populasi ternak di Kabupaten Gresik juga mengalami peningkatan cukup pesat, mencapai 100.000 ekor kambing dan domba. Sedangkan untuk sapi sebanyak 20 ribu ekor.
"Paling banyak peternakan Gresik utara didominasi domba, sementara bagian Gresik selatan kambing. Sedangkan sekitar Kecamatan Wringinanom, Kedamean, Panceng sebagai lumbung sapi di Gresik. Didominasi sapi penggemukan," pungkasnya. (*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

