Angin Kencang Sebabkan Kerusakan di Enam Lokasi Bondowoso

Enam titik di Bondowoso terdampak angin kencang yang menumbangkan pohon dan merusak rumah. BPBD menurunkan tim TRC untuk evakuasi dan memastikan kondisi aman tanpa korban.

04 Dec 2025 - 11:00
Angin Kencang Sebabkan Kerusakan di Enam Lokasi Bondowoso
Proses evakuasi pohon tumbang di Desa Pancoran Bondowoso yang sempat membuat kemacetan panjang di ruas jalan Bondowoso - Jember (foto : Rizqi/BPBD/SJP)

BONDOWOSO, SJP – Cuaca ekstrem disertai angin kencang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Bondowoso pada Rabu (3/12/2025) siang, mengakibatkan pohon tumbang dan kerusakan bangunan di beberapa titik. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bondowoso memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Pelaksana Tugas (Plt) Kalaksa BPBD Bondowoso, Kristianto Putro Prasojo, menjelaskan, laporan pertama diterima sekira pukul 13.55 WIB melalui pesan WhatsApp. Hujan intensitas tinggi yang disertai angin kencang membuat sejumlah pohon tumbang di lintasan jalan dan permukiman.

“Betul, sejak pukul 13.55 WIB kami menerima laporan adanya angin kencang yang menyebabkan pohon tumbang di beberapa kecamatan. Tim TRC langsung bergerak melakukan assessment dan penanganan cepat di lokasi, dan dipastikan tidak ada korban jiwa,” jelas pria yang karib disapa Kris ini, Kamis (4/12/2025).

Peristiwa angin kencang tersebut terjadi di enam lokasi, yaitu Desa Pancoran Kecamatan Bondowoso, Desa Karanganyar Kecamatan Tegalampel, Desa Grujugan Lor Kecamatan Jambesari Darus Sholah, Desa Grujugan Kidul Kecamatan Grujugan, Desa Kupang Kecamatan Curahdami, dan Desa Sukosari Kecamatan Tamanan.

"Dampaknya, pohon tumbang menimpa atap parkiran Masjid Al-Ikhlas, Desa Pancoran. Lalu, dua pohon trembesi menimpa gudang padi di Desa Karanganyar, kerusakan ringan pada atap rumah warga di Grujugan Lor, pohon kersen tumbang di Grujugan Kidul, pohon lamtoro tumbang di Desa Kupang, dan dapur warga Desa Sukosari ambruk dan mengalami kerusakan sedang," jelas Kris merinci dampak bencana.

Untuk pohon tumbang di Desa Pancoran, lanjut Kris, sempat membuat aktivitas pengendara R2 dan R4 sempat terganggu akibat material pohon di jalan raya yang menhubungkan Bondowoso - Jember tersebut.

“Kami dibantu unsur kepolisian, TNI, Damkar, relawan, serta pemerintah desa untuk proses evakuasi dan pembersihan material pohon. Hingga kini kondisi sudah aman dan dapat terkendali,” terang Kristianto.

BPBD Bondowoso menyebut seluruh personel, mulai dari TRC, Pusdalops, hingga agen kebencanaan diterjunkan di lokasi terdampak. Beruntung, tidak ditemukan kendala berarti di lapangan.

Hingga hari ini, Kamis (4/12/2025) BPBD memastikan situasi Kabupaten Bondowoso dalam kondisi aman dan terkendali, meskipun hujan intensitas rendah masih terpantau di sejumlah wilayah.

“Kami mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama angin kencang dan hujan lebat yang bisa memicu pohon tumbang maupun kerusakan bangunan,” pungkas Plt Kalaksa BPBD Bondowoso.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow