Angin Kencang Landa 5 Kecamatan di Tulungagung, Puluhan Rumah Warga Rusak
Adapun wilayah terdampak angin kencang yang mengakibatkan rumah-rumah warga rusak meliputi 5 kecamatan. Diantaranya Kecamatan Boyolangu, Sumbergempol, Ngunut, dan Gondang.
TULUNGAGUNG, SJP - Bencana angin kencang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Tulungagung pada Sabtu (3/1/2026) sore. Akibat kejadian tersebut, sebanyak 68 rumah warga mengalami kerusakan ringan, terutama pada bagian atap berupa asbes dan genteng.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Tulungagung, Sudarmaji, menjelaskan bahwa angin kencang terjadi sekira pukul 15.00 WIB, bersamaan dengan kondisi cuaca berawan dan hujan.
“Dari data sementara yang kami terima hingga pukul 18.50 WIB, total ada 68 rumah warga yang terdampak angin kencang. Kerusakan didominasi pada atap rumah, seperti genteng dan asbes yang terlepas,” ujar Sudarmaji.
Adapun wilayah terdampak angin kencang yang mengakibatkan rumah-rumah warga rusak meliputi 5 kecamatan.
Rinciannya, di Desa Waung, Kecamatan Boyolangu, tepatnya di Dusun Krajan 51 rumah rusak ringan. Di Desa Purworejo, Kecamatan Ngunut, di Dusun Sumurwarak 1 rumah, Dusun Dukuh, 1 rumah, dan Dusun Pati 1 rumah. Di Desa Rejosari, Kecamatan Gondang, Dusun Dami Nepen, 8 rumah rusak ringan. Di Desa Trenceng, Kecamatan Sumbergempol, Dusun Cangkringan, 6 rumah rusak ringan.
Sementara di Desa Tanggung, Kecamatan Campurdarat, sebuah bangunan warung milik Bumdes setempat dengan konstruksi baja ringan ambruk.
Selain kerusakan rumah, BPBD Tulungagung bersama Damkar, TNI Polri, juga menangani pohon tumbang di beberapa lokasi, di antaranya di depan Stasiun Rejotangan, Desa Purworejo Kecamatan Ngunut, serta di Desa Waung Kecamatan Boyolangu yang menimpa sebuah rumah warga.
Sudarmaji menambahkan, hingga Sabtu malam pukul 19.00 WIB, petugas BPBD masih terus melakukan berbagai upaya penanganan.
“Kami masih melaksanakan monitoring wilayah rawan bencana melalui grup WhatsApp, media sosial, dan radio komunikasi VHF, sekaligus melakukan assessment di lokasi terdampak,” jelasnya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan, mengingat kondisi cuaca di wilayah Tulungagung kembali diguyur hujan dengan intensitas cukup deras pada malam hari.
“Kami mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor, maupun angin kencang susulan, terutama bagi yang tinggal di daerah rawan,” pungkas Sudarmaji. (*)
Editor: Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

