Rumah Makan Padang di Botoran Tulungagung Terbakar, Kerugian Capai Rp250 Juta
Petugas berjibaku memadamkan api selama sekitar satu jam hingga akhirnya kobaran berhasil dikendalikan dan dinyatakan padam pada pukul 04.55 WIB.
TULUNGAGUNG, SJP - Sebuah rumah yang juga digunakan sebagai tempat usaha rumah makan Padang di Jalan Raya Botoran Timur RT 03/RW 02, Kelurahan Botoran, Kecamatan Tulungagung, dilalap si jago merah pada Rabu (8/7/2026) dini hari.
Kebakaran diketahui terjadi sekitar pukul 03.20 WIB. Api diduga pertama kali muncul dari kamar anak yang berada di sisi utara atau kanan rumah. Saat diketahui oleh penghuni, kobaran api sudah membesar sehingga dengan cepat merambat dan menghanguskan sebagian besar bangunan.
Warga yang berada di sekitar lokasi segera melaporkan kejadian tersebut kepada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Tulungagung.
Kepala Seksi Operasional Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Tulungagung, Bambang Pidekso, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran pada pukul 03.44 WIB dan petugas langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian.
"Kami menerima laporan pada pukul 03.44 WIB, kemudian tim langsung bergerak pada pukul 03.49 WIB dan tiba di lokasi sekitar pukul 03.54 WIB. Saat petugas datang, kondisi api sudah cukup besar sehingga proses pemadaman dilakukan secara intensif agar tidak merembet ke bangunan lain," ujar Bambang.
Dalam penanganan kebakaran tersebut, Damkar Tulungagung mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran dan dua unit mobil suplai air. Selain itu, personel yang diterjunkan terdiri dari Kasi Operasi Pemadaman, Kasi Penyelamatan, Regu Baruna 1 dan Baruna 3, Analis Kebakaran, serta Relawan Kebakaran (Redkar).
Petugas berjibaku memadamkan api selama sekitar satu jam hingga akhirnya kobaran berhasil dikendalikan dan dinyatakan padam pada pukul 04.55 WIB.
Bambang menjelaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi, penyebab kebakaran diduga berasal dari korsleting listrik.
"Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh korsleting listrik. Titik awal api berada di kamar anak di bagian utara rumah. Namun untuk memastikan penyebab pastinya masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut," jelasnya.
Rumah yang terbakar diketahui milik M. Rais. Selain difungsikan sebagai tempat tinggal, bangunan tersebut juga digunakan sebagai rumah makan Padang.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kebakaran mengakibatkan kerusakan berat pada bangunan beserta isinya. Berdasarkan keterangan pemilik, total kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp250 juta.
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Tulungagung mengimbau masyarakat untuk rutin memeriksa instalasi listrik di rumah maupun tempat usaha, terutama instalasi yang sudah berusia lama, guna mencegah terjadinya kebakaran akibat korsleting listrik. (*)
Editor: Syaiful Aries
What's Your Reaction?

