Anggota DPRD Soroti Besarnya Jumlah Kemiskinan di Gresik Mencapai 142.395 Orang

Sebagai kota penyangga Ibu Kota, Kabupaten Gresik masih mencatatkan jumlah kemiskinan cukup signifikan mencapai 142.395 Orang. Hal tersebut turut menjadi sorotan dalam rapat paripurna RPJMD.

28 May 2025 - 17:41
Anggota DPRD Soroti Besarnya Jumlah Kemiskinan di Gresik Mencapai 142.395 Orang
Foto: Noto Utomo, saat menyampaikan pandangan umum Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dalam rapat paripurna di Gedung DPRD Kabupaten Gresik, Rabu (28/5/2025). (Foto: Anis/SJP)

GRESIK, SJP — Anggota DPRD Kabupaten Gresik menyoroti besarnya jumlah angka kemiskinan dalam Rapat Paripurna Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang mencapai 142.395 orang. Besarnya jumlah angka kemiskinan tersebut dikhawatirkan memicu stabilitas sosial.

"Apabila tidak segera diatasi dikhawatirkan bisa memicu ketidakstabilan sosial dengan kualitas hidup masyarakat miskin," kata Noto Utomo, saat menyampaikan pandangan umum Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dalam rapat paripurna di Gedung DPRD Kabupaten Gresik, Rabu (28/5/2025).

Noto mengatakan, soal kemiskinan multdimensi ini masih menjadi tantangan serius di Kabupaten Gresik. Meski terjadi penurunan angka kemiskinan sebesar 10,95 persen pada tahun 2023, menjadi 10,32 persen pada tahun 2024, kata dia, jumlah penduduk miskin masih signifikan sebesar 142.395.

Sementara itu, garis kemiskinan per kapita di Gresik termasuk meningkat jadi Rp 608.828 per bulan tahun 2024. "Itu menunjukkan biaya hidup semakin tinggi, sementara satuan pendapatan masyarakat masih terbatas, indikasi kini yang terus meningkat 0.322 pada tahun akhir 2024 menunjukkan ketimpangan pendapatan yang melebar," jelasnya. 

Menurut dia, Fraksi PDI Perjuangan mengapresiasi strategi pengurangan kemiskinan yang tertunda dalam RPJMD seperti pemenuhan kebutuhan dasar, pemberdayaan ekonomi, penguatan perlindungan sosial, serta perlindungan data kemiskinan hingga tingkat desa.

"Namun demikian kami menekankan tentang kenyataan ada tingkat implementasi dan keberhasilan program secara konkrit dilakukan," pungkasnya. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow