Anggaran Rp600 Ribu per Hari Dipertanyakan, Rusa di Pendopo Tulungagung Tetap Kurus
Tak hanya itu, ia juga memastikan akan membentuk tim khusus, termasuk melibatkan tenaga dokter hewan, untuk mempercepat pemulihan kondisi satwa.
TULUNGAGUNG, SJP - Kondisi rusa di area Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso mendapat sorotan serius dari Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo. Perhatian tersebut mencuat setelah ia mengunggah keluhan melalui status WhatsApp pribadinya.
Dalam unggahannya, Gatut mengungkapkan keprihatinan mendalam terhadap kondisi satwa di lokasi tersebut, terutama rusa yang dinilai tampak kurus dan kurang terawat. Ia bahkan menyinggung pengalaman pribadi saat cucunya mempertanyakan kondisi hewan tersebut.
“Cucu saya umur 3 tahun sempat berkomentar, Mam, hewannya kok kurus-kurus, akhirnya minta dibelikan sayur wortel untuk dikasihkan makan binatang rusa di pendopo. Mana hai hatimu dan perasaanmu, kawan? Anggaran sudah aku sediakan, tiap hari kami anggarkan Rp600.000 untuk makanan hewan-hewan itu, tetapi kondisinya masih memprihatinkan!!,” tulisnya.
Saat dikonfirmasi, Gatut menegaskan bahwa pemerintah daerah sebenarnya telah mengalokasikan anggaran khusus untuk perawatan dan pemberian pakan satwa di kawasan tersebut. Namun, ia menilai implementasi di lapangan belum berjalan optimal.
“Jadi, saya menginginkan rusa-rusa itu dan binatang yang lain benar-benar diberi makan yang layak. Lalu dokternya juga harus merawat, karena sudah kita anggarkan. Kalau tidak salah, satu hari itu kita kasih Rp600.000. Saya sangat prihatin dengan kondisi rusa di sana,” ujar Gatut Sunu, Jumat (27/3/2026).
Ia berharap, dengan pengelolaan yang baik, kondisi rusa dapat segera membaik sehingga menjadi daya tarik edukatif bagi masyarakat, khususnya anak-anak.
“Harapan kami, rusa-rusa itu bisa tumbuh baik, sehat, besar, sehingga anak-anak kecil atau orang tua yang datang ke sana bisa melihat hewan rusa ini benar-benar sesuai keinginan masyarakat. Kasihan, itu juga sesama makhluk hidup. Kalau makannya saja tidak diperhatikan, tanpa kasih sayang, ya tidak akan baik,” lanjutnya.
Sebagai langkah konkret, Gatut menyatakan akan mengambil alih langsung pengawasan pengelolaan satwa tersebut. Ia berencana menugaskan staf khusus untuk memastikan anggaran digunakan sesuai peruntukan.
“Nanti saya ambil alih sendiri. Saya berikan staf, biar nanti diberikan sesuai anggaran yang kita keluarkan per hari Rp600.000,” tegasnya.
Selain itu, pemerintah daerah juga akan melakukan pembenahan fasilitas di area pendopo agar lebih layak dan nyaman, baik untuk satwa maupun pengunjung.
“Tempatnya akan kita bangun, kita bersihkan, sudah kita anggarkan yang layak. Sehingga masyarakat Tulungagung kalau mau melihat binatang benar-benar nyaman, enak, bisa mengajak keluarga, anak, cucu,” jelasnya.
Tak hanya itu, ia juga memastikan akan membentuk tim khusus, termasuk melibatkan tenaga dokter hewan, untuk mempercepat pemulihan kondisi satwa.
“Kami akan membuat tim khusus, termasuk dokter yang memelihara hewan tersebut, agar dalam dua bulan ini harus pulih seperti harapan kita semua,” pungkasnya. (*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

