Akselerasi Medical Tourism, RSUD Karsa Husada Batu Rombak Jajaran Pejabat di Awal 2026
Jabatan yang diemban adalah instrumen untuk menjawab tantangan kesehatan yang semakin kompleks, bukan sekadar pergantian kursi administratif.
KOTA BATU, SJP — Mengawali kalender kerja tahun 2026, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Karsa Husada Batu melakukan perombakan signifikan pada level manajerial.
Sedikitnya ada delapan pejabat administratif dan ketua tim kerja resmi dilantik dalam upacara serah terima jabatan (sertijab) yang berlangsung pada Rabu (7/1/2026).
Langkah strategis ini disebutnya bukan sekadar rotasi rutin, melainkan upaya penguatan tata kelola rumah sakit di tengah tuntutan pelayanan publik yang kian dinamis.
Direktur RSUD Karsa Husada Batu, dr. Muhamad Rizal, menegaskan bahwa pelantikan ini merupakan pengejawantahan mandat Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, untuk memacu kinerja layanan kesehatan milik daerah.
Dalam arahannya, Rizal menekankan bahwa para pejabat baru tidak memiliki waktu untuk beradaptasi terlalu lama.
Ia menegaskan bahwa jabatan yang diemban adalah instrumen untuk menjawab tantangan kesehatan yang semakin kompleks, bukan sekadar pergantian kursi administratif.
"Ini bukan sekadar seremonial pergantian jabatan. Ini adalah peneguhan tanggung jawab baru yang menuntut kecepatan dan ketanggapan. Dinamika rumah sakit saat ini tidak menyisakan ruang bagi birokrasi yang lamban," ujarnya.
Ia menambahkan bahwa di tengah kompetisi industri kesehatan, RSUD Karsa Husada dituntut untuk lebih adaptif dan profesional.
Target utamanya yakni memperkuat posisi rumah sakit sebagai rujukan medical tourism (wisata medis) di Jawa Timur.
Visi medical tourism yang diusung RSUD Karsa Husada menjadi beban moral sekaligus target profesional bagi jajaran yang baru dilantik.
Rizal mengingatkan bahwa keselamatan pasien dan profesionalisme Sumber Daya Manusia (SDM) adalah harga mati dalam mewujudkan visi tersebut.
"Semua pejabat harus berada dalam satu frekuensi dengan visi besar kita. Medical tourism bukan sekadar slogan di atas kertas, melainkan komitmen kerja nyata yang harus dirasakan masyarakat dalam pelayanan sehari-hari," imbuhnya.
Adapun delapan posisi strategis yang mengalami penyegaran dalam sertijab kali ini meliputi: dr. Ferdinandus Stevanus Kakiay, Sp.PD-FINASIM., sebagai Wakil Direktur Pelayanan; dr. Saiful Hidayat, S.Ked., M.Biomed., sebagai Kepala Bidang Pelayanan Medik dan Keperawatan; Kristian, SE., MM., sebagai Kepala Bagian Perencanaan Program dan Evaluasi Anggaran; Sofi Fajarijah, S.Tr.Kes., sebagai Kabid Pendidikan, Pelatihan, Penelitian, Pengembangan, dan Pemberdayaan; dr. Dhini Hapsari Putri Pinilih sebagai Ketua Tim Penunjang Medik dan Non Medik; dr. Yunita Puji Lestari, MMR., sebagai Ketua Tim Pelayanan Medik; Darmuji Harsono, S.H., sebagai Ketua Tim Tata Usaha; dan dr. Yeni Farida Istanti, M.Kes., sebagai Ketua Tim Pengembangan Bisnis dan Upaya Kesehatan Masyarakat.
Selain melantik pejabat baru, manajemen RSUD Karsa Husada juga memberikan apresiasi kepada pejabat purna tugas yang dianggap telah membangun fondasi kuat bagi keberlanjutan pengembangan rumah sakit. (*)
Editor: Syaiful Aries
What's Your Reaction?

