Agenda Super Padat, Bupati Nganjuk Minta Maaf Terlambat Hadir di Launching 14 Ruko Desa Ngelawak
Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi meminta maaf kepada warga Desa Ngelawak karena datang terlambat pada acara launching 14 unit rumah toko, Minggu (10/8/2025). Ia menjelaskan keterlambatan itu disebabkan padatnya agenda kegiatan yang dihadiri di hari yang sama.
NGANJUK, SJP –
NGANJUK, SJP – Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Desa Ngelawak atas keterlambatannya menghadiri acara launching 14 unit rumah toko (ruko) di desa tersebut, Minggu (10/8/2025).
“Mohon maaf saya datang terlambat. Kalau mengundang kami di atas jam 1 siang, biasanya memang agak sulit tepat waktu, karena banyak acara yang harus dihadiri,” ujarnya.
Dalam konferensi pers, Bupati Marhaen menjelaskan bahwa keterlambatan itu terjadi karena padatnya agenda kegiatan di hari yang sama. Sebelum menuju Desa Ngelawak, ia terlebih dahulu mengikuti kerja bakti di Nganjuk, menghadiri acara di Kodim, lanjut ke bedah rumah di Desa Kaloran, dan setelah ini menghadiri karnaval peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI di Nganjuk. Rangkaian acara tersebut memakan waktu cukup lama, mengingat tingginya antusiasme peserta dan masyarakat.
Kehadiran orang nomor satu di Nganjuk ini sebenarnya telah dinanti warga sejak siang hari. Sejumlah warga mengaku sudah datang jauh sebelum acara dimulai untuk mendengarkan sambutan sekaligus menyaksikan prosesi peresmian. Namun, waktu tunggu yang panjang membuat sebagian dari mereka pulang lebih awal.
“Sayang sekali, kami sudah datang dari awal, tapi acaranya mundur jauh. Banyak yang pulang sebelum Bupati datang,” ujar salah satu warga Desa Ngelawak yang enggan dipublikasikan.
Meski hadir lebih lambat dari jadwal, Bupati tetap memberikan apresiasi kepada panitia dan warga Desa Ngelawak atas terselenggaranya acara tersebut dengan meriah. Ia berharap kegiatan ini membawa manfaat bagi perkembangan desa dan perekonomian masyarakat. (ADV)
What's Your Reaction?

