993 Calon Jemaah Haji Situbondo Dilepas, Bupati Titip Doa untuk Daerah

Jumlah tersebut berkurang lima orang dari data awal. Lima calon jemaah tersebut menunda keberangkatan dengan rincian: tiga orang karena sakit, satu orang meninggal dunia, dan satu orang lainnya karena mendampingi suami yang sakit.

07 May 2026 - 14:31
993 Calon Jemaah Haji Situbondo Dilepas, Bupati Titip Doa untuk Daerah
993 orang calon jemaah haji berkumpul di Pendopo Rakyat Situbondo untuk mengikuti acara pelepasan jemaah haji tahun 2026. (Sugeng/SJP)

SITUBONDO, SJP–Sebanyak 993 calon jemaah haji berkumpul di Pendopo Rakyat Situbondo untuk mengikuti seremoni pelepasan keberangkatan haji tahun 2026 atau 1447 Hijriah.

Dalam kegiatan tersebut, suasana khidmat dan haru menyelimuti lokasi acara. Para peserta yang akan menjadi tamu Allah di Tanah Suci diminta untuk fokus beribadah dan tidak menyia-nyiakan kesempatan, serta tetap mendoakan Kabupaten Situbondo.

Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, berpesan agar para calon jemaah haji senantiasa menjaga kesehatan selama perjalanan. 

"Bayangkan jika 993 jemaah haji bersama-sama mendoakan Kabupaten Situbondo di depan Kakbah, di tempat yang paling mustajab. Insya Allah Kabupaten Situbondo akan mendapatkan limpahan rahmat dan berkah dari Allah SWT," ucapnya.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Situbondo, Rifan Junaidi, mengungkapkan bahwa pada tahun 2026 ini tercatat sebanyak 993 calon jemaah haji diberangkatkan dengan didampingi tiga orang petugas.

Jumlah tersebut berkurang lima orang dari data awal. Lima calon jemaah tersebut menunda keberangkatan dengan rincian: tiga orang karena sakit, satu orang meninggal dunia, dan satu orang lainnya karena mendampingi suami yang sakit.

"Seluruh jemaah yang berangkat telah melalui tahapan administrasi, kesehatan, hingga manasik haji. Kami berharap seluruh jemaah diberikan kesehatan, kelancaran, dan menjadi haji yang mabrur," kata Rifan.

Dari total jemaah, calon jemaah haji termuda bernama Afif asal Desa Tokelan, Panji, yang berusia 14 tahun. Sementara itu, jemaah tertua adalah Artini asal Desa Pesisir, Besuki, yang berusia 85 tahun. 

Sebanyak 171 orang merupakan kategori lanjut usia (lansia) yang nantinya akan mendapatkan pelayanan khusus dari petugas. 

"Karena usia lansia memiliki kendala seperti pergerakan yang terbatas dan faktor kesehatan, petugas pendamping akan lebih memprioritaskan mereka," tambahnya.

Keberangkatan calon jemaah haji dijadwalkan pada 23 hingga 24 Juni 2026. Pihak panitia telah menyediakan 26 armada bus sebagai sarana transportasi, serta truk untuk mengangkut koper jemaah. (*) 

Editor: Syaiful Aries

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow