5 Fakta Teranyar Evakuasi Korban Ambruknya Musala Pesantren Al-Khoziny

Proses evakuasi korban ambruknya musala Ponpes Al-Khoziny terus berlangsung. Tim SAR temukan potongan tubuh, mobil Mercy, dan masih mencari 10 korban hilang. Insiden ini jadi bencana paling mematikan di 2025.

06 Oct 2025 - 22:31
5 Fakta Teranyar Evakuasi Korban Ambruknya Musala Pesantren Al-Khoziny
Proses evakuasi korban ambruknya musala Pondok Pesantren Al-Khoziny, Sidoarjo, Jawa Timur. (Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB))

SIDOARJO, SJP - Proses evakuasi korban ambruknya gedung musala Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Khoziny, Sidoarjo, Jawa Timur, terus dikebut petugas gabungan. Sejumlah perkembangan terbaru mencuat seiring upaya pencarian sisa korban yang masih dinyatakan hilang sejak peristiwa tragis itu terjadi pada Senin (29/9/2025).

Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per Senin (6/10/2025) pukul 14.45 WIB, tercatat 53 santri meninggal dunia akibat runtuhnya bangunan empat lantai tersebut.

Ratusan santri diketahui tengah menunaikan salat asar ketika musala tiba-tiba ambruk. Hingga kini, tim search and rescue (SAR) masih berupaya menemukan 10 orang yang belum ditemukan.

Dihimpun dari berbagai sumber, berikut lima fakta teranyar evakuasi korban ambruknya musala Ponpes Al-Khoziny:

1. Lima Potongan Tubuh Masih Diidentifikasi

Tim SAR gabungan menemukan lima potongan bagian tubuh dari lokasi reruntuhan. Hingga Senin (6/10/2025), seluruh temuan tersebut masih dalam tahap identifikasi oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) di Rumah Sakit Bhayangkara, Surabaya.

2. Bencana dengan Korban Tewas Terbanyak Sepanjang 2025

Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB Mayjen TNI Budi Irawan menyatakan insiden ini menjadi bencana dengan jumlah korban jiwa terbanyak sejak Januari hingga Oktober 2025.

“Pada sepanjang 2025, ini menjadi bencana dengan korban yang paling besar menurut data BNPB,” kata Budi Irawan.

3. Temuan Mobil Mercy di Bawah Reruntuhan

Pada hari keenam proses evakuasi, Sabtu (4/10/2025), tim SAR menemukan sebuah mobil mewah jenis SUV dengan logo Mercy pada pelek ban di antara puing bangunan. Mobil tersebut diduga milik pengasuh pondok pesantren.

4. 400 Personel Dikerahkan 24 Jam Nonstop

Operasi pencarian dan penyelamatan melibatkan lebih dari 400 personel gabungan dari Basarnas, TNI-Polri, BPBD, PMI, relawan, dan sejumlah instansi lainnya. Kepala BNPB Suharyanto menyebutkan, proses evakuasi dilakukan bergiliran selama 24 jam penuh demi mempercepat pencarian korban.

5. 10 Orang Masih Hilang

Hasil kaji cepat di lapangan menunjukkan masih ada sekitar 10 orang yang tertimbun reruntuhan dan belum ditemukan.

“Diperkirakan tinggal 10 orang lagi yang sampai saat ini masih dalam proses pencarian,” kata Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB Mayjen TNI Budi Irawan. (**)

Editor : Rizqi Ardian
Sumber: Beritasatu.com

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow