45 Remaja Pelaku Balap Liar Dijaring, Momen Sungkem ke Orang Tua Bikin Haru

Sebanyak 45 remaja pelaku balap liar di wilayah Kota Blitar ditangkap petugas. Puluhan remaja itu melakukan aksi balap liar di Lingkungan Ngegong, Kelurahan Gedog pada Rabu (22/4/2026) yang menganggu pengguna jalan dan meresahkan warga sekitar.

23 Apr 2026 - 19:45
45 Remaja Pelaku Balap Liar Dijaring, Momen Sungkem ke Orang Tua Bikin Haru
Puluhan remaja saat dikenai sanksi diminta sungkem atau menyampaikan permohonan maaf kepada orang tua. (Foto : dok/Istimewa)

KOTA BLITAR, SJP - Aksi balap liar yang melibatkan remaja kembali membuat resah masyarakat di Kota Blitar. Selain mengganggu pengguna jalan, aktivitas tersebut juga dinilai membahayakan keselamatan, baik bagi pelaku maupun orang lain.

Merespons keluhan warga, Satlantas Polres Blitar Kota melakukan penertiban di kawasan Lingkungan Ngegong, Kelurahan Gedog pada Rabu (22/4/2026). Dalam operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan puluhan remaja yang diduga terlibat balap liar.

Sebanyak 25 sepeda motor yang tidak memenuhi standar turut ditindak dengan tilang. Sementara itu, 45 remaja, mayoritas pelajar, diamankan untuk menjalani pembinaan lebih lanjut.

Sebagai bentuk efek jera, para pelanggar diminta menuntun kendaraan mereka sejauh kurang lebih 3 kilometer menuju Pos Polisi Herlingga. Langkah ini dilakukan agar para remaja menyadari konsekuensi dari tindakan mereka.

Kanit Patroli Satlantas Polres Blitar Kota, Ipda Supriadi, menyampaikan bahwa penertiban ini dilakukan sebagai tindak lanjut atas laporan masyarakat yang masuk melalui layanan kepolisian.

"Kami bergerak cepat setelah menerima aduan warga. Hasilnya, puluhan kendaraan dan remaja yang terlibat berhasil kami amankan," ujarnya, Rabu (23/4/2026).

Tak hanya itu, pihak kepolisian juga menghadirkan orangtua para remaja ke Mapolres Blitar Kota.

Dalam suasana penuh haru, para pelanggar diminta untuk sungkem dan memohon maaf kepada orangtua mereka.

Tangis pun pecah di lokasi. Sejumlah orangtua terlihat tidak mampu menyembunyikan kesedihan, sementara para remaja tampak tertunduk dan menyesali perbuatannya. Momen tersebut menjadi bagian dari pembinaan agar mereka tidak mengulangi aksi serupa.

"Kami menegaskan akan terus menggencarkan patroli serta penindakan terhadap balap liar, demi menjaga ketertiban dan keselamatan di jalan raya," imbuhnya. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow