40 Tahun Setia Membubut Kayu, Petani di Nglegok Blitar Ini Hidupkan Kerajinan Buah Catur

Seorang petani di wilayah Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar bernama Sudjito (63) setia menekuni kerajinan buah catur. Padahal, dalam kesehariannya Sudjito juga menggarap sawah.

14 Dec 2025 - 17:56
40 Tahun Setia Membubut Kayu, Petani di Nglegok Blitar Ini Hidupkan Kerajinan Buah Catur
Sudjito menunjukan kerajinan buah catur yang ia buat. (Foto:dok/Istimewa)

BLITAR, SJP - Di sela rutinitasnya menggarap sawah, Sudjito (63) warga Desa Ngoran, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar tetap setia menekuni kerajinan buah catur atau bidak catur.

Usaha rumahan yang telah ia tekuni hampir empat dekade itu menjadi penghasilan tambahan bagi keluarganya.

Bapak dengan tiga orang anak ini mulai membuat buah catur sejak tahun 1985. Berbekal pengalaman membuat gagang sendok sayur atau irus, Sudjito belajar secara otodidak hingga akhirnyaahie memproduksi berbagai jenis buah catur.

Dalam kesehariannya, Sudjito membuat kerajinan buah catur di belakang rumahnya. Ia terlihat lincah dalam membentuk potongan kayu menjadi buah catur dan hanya butuh waktu singkat, satu buah catur sudah berbentuk rapi.

"Saya selama ini belajar sendiri dan kalau sudah terbiasa, satu biji bisa selesai sekitar tiga menit," ujar Sudjito, Ahad (14/12/2025).

Dalam satu hari, Sudjito mampu memproduksi sekitar 150-200 biji buah catur dalam kondisi setengah jadi. Ada beberapa jenis buah catur yang dibuat, mulai dari raja, menteri, benteng hingga kuda, dan untuk pion baru diproduksi ketika ada pesanan.

Dia menjelaskan bahan baku yang digunakan berasal dari kayu sengon dan kayu waru. Kayu yang awalnya berukuran besar dipotong kecil-kecil sebelum dibentuk menggunakan mesin bubut. Hasil yang ia buat, disetorkan ke pengepul.

Usaha yang sudah ditekuni Sudjito ini dianggap sebagai pekerjaan sampingan, dan ia mengaku pekerjaan utamanya sebagai petani.

"Kalau tidak ke sawah, baru saya mengerjakan buah catur. Ini hanya untuk tambahan," jelasnya.

Sudjito menambahkan hasil dari membuat kerajinan buah catur cukup membantu perekonomian keluarga. Penghasilan yang didapat sekitar Rp1,5 juta hingga Rp2 juta per bulannya. (*)

Editor: DanuĀ 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow