Seniman Jombang Gelar Donasi Lukisan untuk Korban Banjir Bandang Sumatera dan Aceh

Acara ini merupakan bagian dari rangkaian pameran lukis dalam rangka memperingati Hari Ibu, yang diikuti pelukis perempuan lintas generasi, mulai dari pelajar hingga umum.

14 Dec 2025 - 18:49
Seniman Jombang Gelar Donasi Lukisan untuk Korban Banjir Bandang Sumatera dan Aceh
Kegiatan penggalangan dana oleh Seniman di Jombang untuk korban banjir bandang Sumatra dan Aceh. (Ist/SJP)

JOMBANG, SJP – Para seniman di Jombang menggalang kepedulian terhadap sesama dengan cara yang unik dan penuh makna. Mereka menggelar kegiatan kemanusiaan bertajuk donARTsi, menukar donasi dengan karya lukisan, di Taman Informasi Jombang, Ahad (14/12/2025).

Acara ini merupakan bagian dari rangkaian pameran lukis dalam rangka memperingati Hari Ibu, yang diikuti pelukis perempuan lintas generasi, mulai dari pelajar hingga umum. Seluruh hasil penjualan karya disalurkan 100 persen untuk membantu korban bencana banjir bandang di Aceh dan Sumatra Utara.

Koordinator acara, Eko Utomo, menegaskan kegiatan ini tidak hanya berfokus pada seni, tetapi juga mengedepankan nilai empati dan kepedulian sosial.

“Selain menyambut pameran lukis Hari Ibu, kami mengagendakan beberapa kegiatan, di antaranya lomba mewarnai, edukasi melukis, dan pada hari ini yakni donasi untuk saudara-saudara kita yang terdampak banjir bandang di Aceh dan Sumatra Utara,” ujarnya.

Karya yang dijual merupakan koleksi peserta pameran serta sumbangan dari seniman. Harga lukisan dibuat terjangkau dan fleksibel, bisa ditawar atau diberikan sesuai keikhlasan pengunjung.

“Karena ini murni untuk donasi, harganya relatif. Untuk karya anak-anak misalnya, bisa mulai Rp20 ribu, Rp50 ribu, Rp100 ribu, bahkan ada yang sampai Rp800 ribu atau lebih. Harga tersebut jauh lebih murah dibanding harga aslinya,” jelas Eko.

Pengunjung juga bisa memanfaatkan layanan lukis langsung, termasuk melukis wajah dari foto yang dibawa. Hasilnya menjadi bagian dari donasi.

“Untuk lukis foto ada yang memberi Rp150 ribu, Rp300 ribu, sampai Rp400 ribu. Peralatan lukis semua dari kami pribadi,” tambahnya.

Kegiatan ini juga diisi dengan sesi melukis bersama dan edukasi seni bagi anak-anak, sebagai upaya menumbuhkan rasa empati sejak dini.

“Anak-anak kami persilakan belajar menggambar dan mewarnai bersama. Kalau ingin memberi donasi, silakan. Jadi mereka belajar seni sekaligus belajar peduli,” kata Eko.

Hingga Minggu siang, donasi sementara yang terkumpul mencapai Rp3,5 juta dengan enam lukis terjual. Penggalangan dana akan terus dibuka hingga 19 Desember 2025.

"Melalui kegiatan ini, seni tidak hanya menjadi media ekspresi, tetapi juga jembatan kemanusiaan yang menghubungkan kepedulian masyarakat Jombang dengan saudara-saudara yang tengah tertimpa musibah," pungkas Eko. (*)

Editor: Danu

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow