350 Lampion Mengudara, Ngliyep Lantern Camp Berlangsung Sukses

Ngliyep Lantern Camp 2026 berlangsung sukses dengan 350 lampion mengudara, 147 paket tenda terjual habis dan peserta datang dari berbagai kota.

31 May 2026 - 18:45
350 Lampion Mengudara, Ngliyep Lantern Camp Berlangsung Sukses
Peserta Ngliyep Lantern Camp menerbangkan lampion di kawasan Pantai Ngliyep, Sabtu (30/5/2026) malam. Sebanyak 350 lampion menghiasi langit pantai selatan. (Foto : Istimewa)

MALANG, SJP – Konsistensi penyelenggaraan Ngliyep Lantern Camp alias kemping Lampion selama 16 kali pelaksanaan berbuah manis. Event wisata yang digelar di Pantai Ngliyep, Kabupaten Malang, Sabtu (30/5/2026), sukses menyedot peserta dari berbagai daerah dengan seluruh 147 paket tenda terjual habis dan 350 lampion diterbangkan pada malam puncak acara.

Antusiasme peserta pada gelaran tahun ini terbilang tinggi. Tidak hanya berasal dari Malang Raya, para peserta juga datang dari berbagai daerah di Jawa Timur seperti Surabaya, Gresik, Pasuruan, Blitar, Tulungagung hingga Banyuwangi untuk menikmati pengalaman berkemah di kawasan wisata Pantai Ngliyep.

Plt. Kepala Unit Pantai Ngliyep, Arifin, mengatakan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan mendapat respons positif dari peserta. Menurutnya, kombinasi wisata alam, festival lampion dan hiburan musik mampu menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung.

"Alhamdulillah acara berjalan sukses. Suasana live musik akustik berlangsung meriah dan seluruh paket yang kami siapkan sebanyak 147 tenda terjual habis dari beberapa segmen yang tersedia," ujar Arifin, Ahad (31/5/2026).

Menurut Arifin, tingginya partisipasi peserta dari luar daerah menjadi indikator bahwa Pantai Ngliyep masih memiliki daya tarik yang kuat sebagai destinasi wisata unggulan di pesisir selatan Kabupaten Malang.

"Peserta yang hadir cukup banyak berasal dari luar Kabupaten Malang, mulai Surabaya, Gresik, Pasuruan, Blitar, Tulungagung hingga Banyuwangi. Antusiasme ini menjadi semangat bagi kami untuk terus menghadirkan kegiatan-kegiatan menarik di Pantai Ngliyep," katanya.

Sejak sore hari, peserta mulai berdatangan untuk melakukan registrasi dan menempati area camping yang telah disiapkan panitia. Menjelang malam, suasana semakin ramai dengan berbagai aktivitas peserta yang menikmati panorama pantai sambil menunggu agenda utama pelepasan lampion setelah sebelumnya ada live musik dan kejutan buat peserta kemping.

Puncak acara berlangsung pada malam hari ketika sebanyak 350 lampion diterbangkan secara bersamaan ke langit Pantai Ngliyep. Cahaya lampion yang menghiasi langit malam berpadu dengan deburan ombak Samudera Hindia dan alunan live musik akustik, menciptakan suasana yang hangat dan berkesan bagi para peserta.

Momen tersebut menjadi salah satu agenda yang paling dinantikan. Ratusan peserta tampak mengabadikan pelepasan lampion menggunakan kamera maupun telepon genggam sebagai kenangan selama mengikuti Ngliyep Lantern Camp yang telah menjadi agenda wisata tahunan di kawasan Pantai Ngliyep bersama PT. Samudra Karya Event.

Rangkaian kegiatan berlanjut hingga Ahad (31/5/2026) pagi. Para peserta diajak mengikuti agenda Explore Pantai Ngliyep dengan menyusuri sejumlah titik menarik di kawasan wisata untuk menikmati keindahan panorama alam pesisir selatan Kabupaten Malang.

Selain itu, kegiatan juga diisi dengan senam bersama yang diikuti para peserta di area pantai. Konsep yang memadukan wisata alam, hiburan, kebersamaan dan aktivitas sehat tersebut mendapat sambutan positif dari para peserta yang datang dari berbagai daerah.

Arifin berharap kegiatan serupa dapat terus berkembang dan menjadi agenda yang dinantikan wisatawan setiap tahunnya. Menurutnya, event seperti Ngliyep Lantern Camp tidak hanya memperkuat daya tarik wisata, tetapi juga berdampak pada pergerakan ekonomi masyarakat sekitar.

"Harapan kami kegiatan ini bisa terus berlanjut dan semakin berkembang. Selain menjadi sarana rekreasi, event seperti ini juga membantu mengenalkan potensi Pantai Ngliyep kepada wisatawan dari berbagai daerah serta mendukung aktivitas ekonomi masyarakat sekitar kawasan wisata," pungkasnya. (*)

Editor: Danu

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow