2.049 Personel Gabungan Amankan Pengesahan Warga Baru PSHT di Tulungagung

2 ribu lebih personel gabungan akan diterjunkan untuk pengamanan kegiatan pengesahan warga baru PSHT cabang Tulungagung. Jadwal pelaksanaan masih belum ditentukan.

26 Jun 2025 - 22:48
2.049 Personel Gabungan Amankan Pengesahan Warga Baru PSHT di Tulungagung
Suasana rapat Gugus Tugas Penanggulangan Konflik Oknum Perguruan Pencak Silat, dalam rangka persiapan pengamanan pengesahan warga baru PSHT cabang Tulungagung tahun 2025 di Mapolres Tulungagung. (Beny/SJP)

TULUNGAGUNG, SJP—Menjelang pelaksanaan pengesahan warga baru Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT), Polres Tulungagung menyiapkan pengamanan besar-besaran dengan mengerahkan lebih dari 2.000 personel gabungan.

Kapolres Tulungagung AKBP Muhammad Taat Resdi menyampaikan, ribuan personel tersebut akan diterjunkan untuk menjaga keamanan dan kelancaran kegiatan Suron Agung 2025.

"Saya update lagi, kita telah menyiapkan 2.049 personel, termasuk dua kompi Brimob, serta dukungan dua peleton Anti Anarkis dari Samapta Polda Jatim,” ujar AKBP Muhammad Taat Resdi, Kamis (26/6/2025).

Selain itu, pihaknya berkoordinasi dengan TNI dan mendapat bantuan 100 personel dari Kodim 0807 Tulungagung, serta dukungan dari Satpol PP. Unsur pengamanan dari internal PSHT juga turut dilibatkan, termasuk lebih dari 600 personel Pamter PSHT serta dukungan dari satuan pengamanan perguruan silat lain.

Menurut AKBP Taat, langkah ini bertujuan agar kegiatan pengesahan warga baru PSHT bisa berlangsung tertib dan damai.

"Kami ingin kegiatan ini berjalan aman, tertib, dan tetap menjaga muruah pencak silat sebagai warisan budaya bangsa. Kami juga mengimbau masyarakat, khususnya warga PSHT, agar tetap mematuhi aturan yang berlaku, baik lalu lintas maupun ketertiban umum,” tegasnya.

AKBP Taat juga mengingatkan bahwa masyarakat dari luar daerah tidak diperkenankan mengikuti kegiatan pengesahan di Kabupaten Tulungagung.

"Silakan warga Blitar ikuti di Blitar, warga Kediri di Kediri, dan begitu pula sebaliknya. Ini demi mencegah konsentrasi massa yang berlebihan dan menghindari potensi gesekan antarkelompok,” tambahnya.

Dia juga menyampaikan, jalur utama menuju lokasi pengesahan yang rencananya dipusatkan di Lapangan Desa Balerejo, Kecamatan Kauman, akan dilakukan penutupan sementara.

Penutupan dimulai dari Simpang Empat Gledug hingga Simpang Tiga Jetaan. Warga diimbau untuk menggunakan jalur alternatif. Seperti jalur Karangrejo, guna menghindari kemacetan atau penumpukan kendaraan.

“Kami juga menyiapkan skema rekayasa lalu lintas. Warga yang tidak berkepentingan atau tidak mengikuti kegiatan sebaiknya menghindari area tersebut demi kenyamanan bersama,” kata AKBP Taat.

Dia pun mengingatkan masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi maupun memberikan provokasi menjelang dan saat kegiatan berlangsung.

"Kami tidak akan segan mengambil tindakan tegas jika terjadi pelanggaran hukum. Mari kita jaga bersama stabilitas kamtibmas yang sudah baik di Tulungagung," tandasnya.

Sebagai bentuk sinergi antarinstansi, Polres Tulungagung juga melibatkan Satgas Sentot Prawirodirjo, sebuah tim pengamanan internal yang berisi perwakilan dari berbagai perguruan pencak silat. Tim ini akan membantu menjaga kelancaran kegiatan dari dalam komunitas pencak silat itu sendiri.

Sampai dengan Kamis siang, informasi resmi mengenai jadwal dan rute pengesahan warga baru PSHT belum diumumkan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.

Berikut rincian personel pengamanan kegiatan pengesahan warga baru PSHT tahun 2025 di Kabupaten Tulungagung: 

  1. Polres Tulungagung 823 personel.
  2. SatBrimob Polda Jatim, PHH, 2 Ssk (200 personel), Anti Anarki ,2 Sst (50 personel).
  3. Samapta Polda Jatim, 100 personel.
  4. TNI (Kodim 0807 Tulungagung) 100 personel.
  5. Polisi Militer 3 personel.
  6. Pamter PSHT 535 personel.
  7. Dishub Tulungagung 20 personel.
  8. Satpol PP 20 personel.
  9. Damkar 6 personel
  10. Petugas kesehatan 12 personel.

Penyekatan jalur perbatasan Polres Jajaran:

  1. Polres Trenggalek 60 personel.
  2. Polres Kediri 30 personel.
  3. Polres Kediri Kota 30 personel.
  4. Polres Blitar 30 personel.
  5. Polres Blitar Kota 30 personel. (*)

Editor: Ali Wafa

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow