109.086 Warga Jombang Terima Bantuan Pangan Beras dan Minyak Goreng

Bantuan untuk periode dua bulan ini disalurkan secara bertahap di seluruh kecamatan.

22 Dec 2025 - 18:38
109.086 Warga Jombang Terima Bantuan Pangan Beras dan Minyak Goreng
Kegiatan penyerahan Bapang Desa di Jombang yang dihadiri jajaran muspida Jombang dan Bulog. (Ist/SJP)

JOMBANG, SJP – Sebanyak 109.086 warga di Kabupaten Jombang menerima Bantuan Pangan (Bapang) berupa beras dan minyak goreng. Bantuan untuk periode dua bulan ini disalurkan secara bertahap di seluruh kecamatan.

Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan Bupati Jombang Warsubi di Balai Desa Kalikejambon, Kecamatan Tembelang, Senin (22/12/2025). Desa tersebut merupakan salah satu dari 306 desa penerima, dengan jumlah 273 kepala keluarga (KK) yang mendapat bantuan.

Bupati Warsubi menjelaskan, bantuan ini merupakan bagian dari stimulus ekonomi nasional tahun 2025 yang bertujuan menjaga daya beli masyarakat, menekan angka kemiskinan, dan menjaga stabilitas pangan daerah.

"Sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, dan seluruh pihak terkait harus terus terjaga agar distribusi bantuan berjalan lancar, tertib, dan tepat sasaran," ujar Warsubi.

Bantuan yang disalurkan merupakan program Pemerintah Pusat melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas), dengan pelaksanaan oleh Perum Bulog. Pimpinan Bulog Kantor Cabang Mojokerto, Mohamad Husni, menyebutkan setiap penerima mendapat 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng per bulan.

"Karena disalurkan untuk dua bulan sekaligus (Oktober-November 2025), maka masing-masing penerima mendapatkan total 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng," jelas Husni.

Data penerima bantuan bersumber dari Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) Kementerian Sosial RI. Husni menegaskan, jika di lapangan ditemukan penerima yang sudah tidak memenuhi kriteria, akan dilakukan penggantian sesuai mekanisme yang berlaku.

Penyaluran di Kabupaten Jombang berlangsung sepanjang November hingga Desember 2025, dengan lokasi distribusi di masing-masing balai desa. Program ini diharapkan dapat melindungi masyarakat, khususnya keluarga rentan, dari tekanan harga pangan dan gejolak inflasi. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow