Wujudkan Program Rantas, Bupati Bondowoso Cek Kualitas Perbaikan Jalan

Agar usia jalan di Bondowoso sesuai dengan perencanaan, warga diminta ikut menjaga kualitas jalan, utamanya dari tonase angkutan tebu yang melebihi kapasitas.

25 Sep 2025 - 18:23
Wujudkan Program Rantas, Bupati Bondowoso Cek Kualitas Perbaikan Jalan
Bupati Bondowoso, Abdul Hamid Wahid saat meninjau ruas jalan Pakuniran - Sumberanyar Maesan didampingi Wakil Bupati As'ad Yahya Syafi'i dan Plt Kepala Dinas BSBK, Ansori

BONDOWOSO, SJP – Deru alat berat dan hamparan jalan aspal hot mix menjadi pemandangan yang disambut lega warga yang sering melintasi ruas jalan Pakuniran – Sumberanyar Maesan. Setelah bertahun-tahun menunggu, ruas jalan yang rusak akhirnya diperbaiki dan ditinjau langsung oleh Bupati Bondowoso, Abdul Hamid Wahid.

Monitoring dan evaluasi itu menjadi salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Bondowoso memastikan program infrastruktur jalan tuntas (Rantas) terus berlanjut. Bahkan, Abdul Hamid Wahid, bersama jajaran juga meninjau ruas jalan Tangsil – Kejayan, pada Kamis (25/9/2025).

Di bawah terik matahari, Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid bersama rombongan berdiri di atas jalan aspal dan cor yang masih basah. Ia memastikan pekerjaan perbaikan jalan berjalan sesuai kualitas, sambil mengingatkan pentingnya peran masyarakat menjaga hasil pembangunan.

Dalam peninjauan tersebut, bupati yang karib disapa Ra Hamid ini menegaskan pentingnya kualitas hasil pekerjaan serta peran masyarakat dalam menjaga agar jalan yang sudah dibangun tidak cepat rusak. 

“Kita berharap pekerjaannya berkualitas dan bisa dipelihara bersama. Usia pakai jalan akan sesuai rencana bila masyarakat ikut menjaga, terutama dari tonase kendaraan,” kata Ra Hamid.

Menurutnya, kerusakan jalan di Bondowoso kerap dipicu beban kendaraan yang melebihi kapasitas, terutama dari angkutan tebu. Karena itu, ia mendorong adanya kesadaran bersama. 

“Kita mengerti bahwa jalan ini jalur utama. Tapi, mari bersama-sama membatasi tonase, agar bisa bertahan lebih lama,” begitu pesan bupati saat didampingi oleh Wakil Bupati As’ad Yahya Syafi’i.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Bina Marga Sumber Daya Air dan Bina Kontruksi (BSBK) Bondowoso, Ansori, memaparkan detail teknis perbaikan. Dua ruas yang ditinjau yaitu Pakuniran – Sumberanyar Maesan dan Tangsil –Kejayaan di Kecamatan Pujer. 

“Untuk Pakuniran - Sumberanyar sudah rampung 100 persen, sementara Tangsil–Kejayaan progresnya masih sekitar 60 persen,” jelasnya.

Panjang jalan yang diperbaiki mencapai 300 meter dengan lebar bervariasi, mulai 3 hingga 3,5 meter. Perbaikan juga dilengkapi cor beton di bahu jalan kanan-kiri setebal 20 cm untuk memperkuat struktur jalan agar tidak mudah longsor. 

“Selain cor beton di bahu jalan, nanti pemerintah desa juga akan membantu memperbaiki saluran drainase agar kondisi jalan lebih terjaga,” tambah Ansori.

Ia menyebut, beberapa ruas memang sudah lama tidak tersentuh pembangunan. Di Maesan, perbaikan terakhir dilakukan tahun 2003 melalui program Inpres. Sedangkan di Tangsil - Kejayaan, sama sekali belum pernah diperbaiki.

Selain menggunakan APBD, Bondowoso juga mendapat dukungan dari pemerintah pusat. Kementerian PUPR melalui program Infrastruktur Jalan Daerah (IJD) mengalokasikan tambahan pembangunan sepanjang 11 kilometer dengan anggaran sekitar Rp35 miliar. 

Dirinya menjelaskan, anggaran tersebut nantinya akan dialokasikan untuk rehabilitasi dan peningkatan 4 ruas jalan di dua koridor. Koridor pertama dua ruas jalan dari Locare – Pejaten. Koridor kedua yaitu dua ruas di jalan Prajekan – Cermee.

Meski begitu, tantangan masih cukup besar. Dari total 494 kilometer jalan kabupaten yang rusak, baru sekitar 35 - 36 kilometer yang bisa tertangani. 

“Sisanya masih menjadi pekerjaan rumah kita. Tapi dengan dukungan pusat dan partisipasi masyarakat, kita optimistis bisa bertahap menanganinya,” pungkas Ansori. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow