Waspadai, Ini Gejala Awal Kanker yang Sering Diabaikan

Sejumlah gejala awal kanker seperti kelelahan berkepanjangan, penurunan berat badan, dan batuk yang tidak kunjung sembuh sering diabaikan, padahal penting untuk deteksi dini.

08 Apr 2026 - 16:00
Waspadai, Ini Gejala Awal Kanker yang Sering Diabaikan
Ilustrasi gejala awal kanker yang kerap diabaikan seperti kelelahan berkepanjangan dan penurunan berat badan tanpa sebab jelas. (Foto: Beritasatu.com)

SUARAJATIMPOST.COM– Sejumlah gejala awal kanker kerap tidak disadari karena dianggap sebagai keluhan ringan. Padahal, tanda seperti kelelahan berkepanjangan, penurunan berat badan, hingga batuk yang tidak kunjung sembuh dapat menjadi sinyal penting untuk deteksi dini.

Mengutip dari Times of India, banyak jenis kanker tidak menunjukkan gejala yang jelas pada tahap awal. Perubahan yang muncul sering kali bersifat ringan sehingga kerap disalahartikan sebagai kelelahan biasa atau gangguan kesehatan ringan.

Salah satu gejala yang sering diabaikan adalah kelelahan yang tidak membaik meski sudah beristirahat. Kondisi ini dapat mengganggu aktivitas sehari-hari dan berpotensi berkaitan dengan kanker seperti leukemia atau kanker usus besar.

Selain itu, penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas juga perlu diwaspadai. Kehilangan lebih dari 5–10% berat badan dalam beberapa bulan tanpa diet atau olahraga dapat menjadi indikasi kanker pankreas, lambung, atau paru-paru.

Gejala lain yang sering luput dari perhatian adalah nyeri tumpul yang berlangsung lama. Berbeda dengan nyeri akut, rasa sakit ringan tetapi terus-menerus dapat menjadi tanda awal kanker.

Batuk berkepanjangan atau suara serak juga tidak boleh dianggap sepele. Jika kondisi ini terjadi selama beberapa minggu, hal tersebut bisa menjadi gejala kanker paru-paru, laring, tiroid, atau limfoma.

Sensasi seperti adanya benjolan di tenggorokan juga perlu diperhatikan. Kondisi ini dapat mengindikasikan tumor di area mulut atau tenggorokan, yang dalam beberapa kasus berkaitan dengan infeksi human papillomavirus (HPV).

Munculnya benjolan tanpa rasa sakit, terutama di payudara atau kelenjar getah bening, juga dapat menjadi tanda kanker. Selain itu, perdarahan yang tidak biasa, seperti pada urin atau tinja, juga perlu diwaspadai.

Nyeri telinga yang tidak biasa turut menjadi gejala yang tidak boleh diabaikan. Dalam beberapa kasus, kondisi ini berkaitan dengan penyebaran kanker di area kepala dan leher.

Meski demikian, tidak semua gejala tersebut berarti kanker. Namun, jika perubahan berlangsung lebih dari dua hingga tiga minggu tanpa penyebab yang jelas, sebaiknya segera melakukan pemeriksaan ke dokter.

Deteksi dini melalui pemeriksaan kesehatan rutin menjadi langkah penting untuk meningkatkan peluang kesembuhan sebelum kanker berkembang lebih lanjut.

Sumber: Beritasatu.com

Penulis: Rainila Otek, Mahasiswa Magang Unitri Malang 

Editor: Syaiful Aries

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow