Warga Tulungagung Meninggal di Malaysia, Keluarga Masih Menunggu Proses Pemulangan Jenazah

Korban bernama Sumarno (37), ditemukan tak bernyawa di pinggir jalan Lumba Kuda Penrissen Lama, Kuching, Serawak, pada Minggu (23/11/2025) pagi. Di tubuhnya terdapat luka di bagian dahi.

25 Nov 2025 - 17:55
Warga Tulungagung Meninggal di Malaysia, Keluarga Masih Menunggu Proses Pemulangan Jenazah
Dokumentasi foto alamarhum Sumarno semasa hidup. (Istimewa)

TULUNGAGUNG, SJP - Seorang warga Desa Karanganom, Kecamatan Kauman, Tulungagung, dikabarkan meninggal dunia di Malaysia. Korban bernama Sumarno (37), ditemukan tak bernyawa di pinggir jalan Lumba Kuda Penrissen Lama, Kuching, Serawak, pada Minggu (23/11/2025) pagi. Di tubuhnya terdapat luka di bagian dahi.

Kabar duka tersebut dibenarkan perangkat Desa Karanganom, Yusuf. Ia memastikan bahwa korban adalah warganya yang tinggal di Dusun Talas RT 1 RW 3. Menurutnya, informasi yang diterima dari pihak keluarga dan kepolisian masih sangat terbatas.

“Detail kronologinya kami kurang paham. Yang jelas beliau ditemukan di pinggir jalan dalam kondisi sudah tidak bernyawa pada Minggu pagi, tanggal 23 itu, di Malaysia sana,” ujar Yusuf, Selasa (25/11/2025).

Hingga kini, proses pengurusan pemulangan jenazah Sumarno masih berjalan. Pihak keluarga dan pemerintah desa menunggu informasi lanjutan dari pihak berwenang.

“Saat ini masih proses pengurusan untuk pemulangan,” tambahnya.

Yusuf menjelaskan bahwa Sumarno baru sekitar satu tahun bekerja di Malaysia. Ia awalnya berangkat untuk bekerja di ladang sawit, meski kemudian berpindah-pindah tempat kerja. Namun, mengenai status keberangkatannya, pihak desa mengaku tidak mengetahui secara pasti apakah korban berangkat secara resmi atau tidak.

“Terkait izin atau paspor saya kurang paham. Tahu-tahu beliau sudah berangkat saja,” katanya.

Menurut pihak keluarga, selama bekerja di Malaysia, Sumarno tidak pernah mengeluhkan masalah apa pun. Bahkan, beberapa waktu terakhir, ia sempat menghubungi adiknya dan menyampaikan rencana untuk pulang ke Indonesia. Sumarno diketahui sudah menikah dan memiliki satu orang anak.

“Sempat telepon adiknya dan bilang mau pulang. Tidak ada cerita tentang masalah apa pun,” ungkap Yusuf.

Sementara itu dalam sebuah video yang diunggah akun Facebook YUNI TKW HONG KONG, orang tua Sumarno meminta tolong agar jenazah anaknya bisa segera dipulangkan. Keluarga besar kini hanya berharap proses pemulangan jenazah berjalan lancar dan segera tiba di Tanah Air. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow