Warga Tlekung Enggan TPA Dibuka Kembali

Mardi secara tegas menekankan Pemkot bisa membuka TPA Tlekung apabila 50 persen tumpukan sampah lama telah diatasi dengan baik dan benar. Sehingga mesin incenerator yang datang tersebut bisa fokus mengolah sampah yang lama.

30 Dec 2023 - 08:45
Warga Tlekung Enggan TPA Dibuka Kembali
Banner Penolakan Warga Tlekung Terkait Pembukaan TPA Tlekung (istimewa)

Kota Batu, SJP - Wacana pembukaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tlekung yang akan dilakukan pada 5 Januari 2024 mendatang, mendapatkan penolakan keras dari warga Tlekung. Hal ini di buktikan dengan pemasangan banner penolakan yang diletakkan di kawasan TPA.

Kepala Desa Tlekung Mardi membenarkan hal tersebut ketika dikonfirmasi pada Sabtu (30/12/2023).

 "Semua warga menolak karena sampah yang lama saja masih penuh, malah mau ditambah. Kami minta selesaikan dahulu masalah sampah yang lama," ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menilai tumpukan sampah di TPA Tlekung masih sangat tinggi, terlebih apabila dipantau dari daerah selatan. Pihaknya khawatir apabila terjadi longsor maka yang menjadi korban adalah warga Dusun Gangsiran dan Desa Junrejo.

Mardi secara tegas menekankan Pemkot bisa membuka TPA Tlekung apabila 50 persen tumpukan sampah lama telah diatasi dengan baik dan benar. Sehingga mesin incenerator yang datang tersebut bisa fokus mengolah sampah yang lama.

"Kalau Pemkot ngeyel untuk membuka TPA Tlekung, saya berpesan jangan sombong apabila berhadapan dengan masyarakat,kalau sombong-sombong kita tidak ikut campur. Sebaiknya kita ini sebagai pemerintah kota dan desa harus ada solusinya," ujarnya.

Sementara itu, Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai menyampaikan, pengadaan mesin incinerator tersebut, sesuai dengan perjanjian dan kesepakatan bersama masyarakat sekitar. Bahwa TPA bukan tempat pembuangan akhir, tapi tempat pemrosesan akhir. 

"Nantinya ketika semua telah berjalan dengan baik. Hanya sampah residu yang masuk ke TPA Tlekung. Sampah yang masuk akan langsung diproses dan tidak ada sisa lagi. Sehingga tidak akan menumpuk dan menimbulkan bau," tutur dia. 

Dia juga menyampaikan, pengoperasian kembali TPA Tlekung sesuai dengan Perda RTRW Kota Batu. Bahwasanya lokasi TPA hanya ada di Tlekung, bukan di tempat desa/kelurahan lain. Sehingga diharapkan tak ada penolakan dengan adanya pengoperasian lagi TPA Tlekung. 

"Kami berharap tidak ada kepentingan lain. Ini demi kepentingan bangsa dan negara. Semua kami libatkan demi kepentingan Kota Batu. Seluruh janji sudah kami penuhi, bahkan saat itu saya juga siap mundur. Sekarang kami sudah datangkan alat, jadi tidak ada lagi hambatan dan beban," papar Pj Aries. 

Disisi lain, dia juga menyampaikan, pada tahun 2024 mendatang, beberapa tempat akan melakukan operasional sampahnya sendiri. Contohnya seperti di Pasar Induk Among Tani. Di lokasi tersebut, akan disiapkan mesin incinerator. 

"Melalui cara ini, sampah di pasar tidak aka keluar lagi. Jadi di Pasar Among Tani akan memproses sampahnya sendiri. Kami juga akan menyiapkan KSM (Kelompok Swadaya Mandiri) di lokasi itu," tukasnya. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow